Don't Show Again Yes, I would!

2 Kades di Luwu Utara, Tersangka Kasus Penganiayaan

LiteX.co.id, LUTRA – 2 kades di Luwu Utara, kompak jadi tersangka kasus penganiayaan, mereka berdua adalah Kades Salulemo, Kecamatan Sukamaju NJ ditetapkan sebagai tersangka kemudian menyusul Kades Baku-Baku, Kecamatan Malangke SR juga ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara AKP Juddi Titalepta, membenarkan telah menetapkan 2 kepala desa (kades) sebagai tersangka kasus penganiayaan.

“Sebelumnya kades Salulemo itu sudah kami tetapkan sebagai tersangka, dan hari ini, setelah dilakukan gelar perkara, Kades Baku-Baku kami naikkan statusnya menjadi tersangka atas dugaan kasus penganiayaan,” kata AKP Juddi Titalepta, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (21/03).

Kasat Reskrim mengatakan bahwa Kades Salulemo dilaporkan salah seorang warganya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Luwu Utara atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di jalan poros Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara pada Kamis (1/2/2024) lalu.

Sementara Kades Baku-Baku dilaporkan salah seorang warga dari Dusun Rampoang, Desa Takkalla, di Polsek Malangke Barat yang kemudian dilimpahkan ke Polres Luwu Utara, juga atas dugaan penganiayaan/pengeroyokan dan rambut korban dicukur sampai gundul, di Desa Baku-Baku, kecamatan Malangke Barat, pada Ahad (10/3) malam.

AKP Juddi Titalepta, juga menjelaskan bahwa penetapan tersangka tersebut bukan mutlak prosesnya harus dilakukan penahanan.

“Tidak mutlak kami akan lakukan penahanan karena masih banyak pertimbangan, seperti dia masih aktif sebagai kepala desa jadi masih dibutuhkan tanda tangannya dan kita orang timur yang dinaungi aturan undang-undang jadi asas praduga tak bersalah itu harus dijunjung tinggi,” jelasnya.

Atas perbuatannya kades Baku-Baku disangkakan dengan pasal 351 KUHP dsngan kurungan penjara maksimal 4 tahun dan minimal 2 tahun, sementara Kades Salulemo disangkakan dengan pasal 352 KUHP.(*)

Share:

Ocha

Pegiat teknologi. Saat ini sedang berkuliah di salah satu institut kota malang. memiliki mimpi menjadi seorang full web developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *