Don't Show Again Yes, I would!

Alhamdulillah, Harga Beras Mulai Turun di Kabupaten Luwu Utara

LiteX.co.id, LUTRA – Di tengah kondisi harga-harga kebutuhan pokok, utamanya beras, yang mengalami kenaikan cukup signifikan di hampir sejumlah wilayah di Indonesia, rupanya masih ada beberapa daerah yang berangsur mulai mengalami menurun. Salah satunya kabupaten Luwu Utara.

Di sejumlah pasar rakyat di kabupaten Luwu Utara, utamanya pasar-pasar besar, harga beras kini mulai terlihat menurun perlahan. Dari sebelumnya mencapai Rp17.000/kg, kini turun menjadi Rp16.500/kg. Tak hanya beras, harga komoditas lain seperti cabai merah, cabai keriting, bawang merah dan tomat juga sudah mulai menurun.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM) melalui Kabid Pengendalian Barang Pokok dan Penting Lainnya, Siti Hadijah, membenarkan hal itu.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, harga komoditas, seperti beras, cabai merah, cabai keriting, bawang merah dan tomat itu sudah mulai menurun, utamanya beras dari Rp17.000/kg turun menjadi Rp16.500/kg,” ungkap Hadijah saat melakukan pemantauan barang pokok di pasar Masamba, Sabbang, Sukajamaju dan Bonebone belum lama ini.

Sitti Hadijah juga mengungkapkan bahwa untuk harga cabai merah juga mengalami penurunan yang juga cukup signifikan.

“Cabai merah pada Minggu sebelumnya harganya Rp75.000/kg, dan alhamdulillah Minggu ini turun menjadi Rp60.000/kg,” ungkap Hadijah lagi.

Sementara komoditi yang naik cukup signifikan adalah telur yang hampir setiap tahun menjelang Ramadan mengalami kenaikan. Kenaikan yang sama juga terjadi untuk harga daging ayam dan bawang putih.

“Ini disebabkan permintaannya sangat tinggi, tetapi dari keseluruhan stok bahan pokok masih cukup tersedia dan harga juga masih terjangkau,” jelasnya.

“Memang yang paling menonjol kenaikan harganya adalah bawang putih, daging ayam potong dan telur, tetapi kenaikannya juga tidak terlalu signifikan dan masyarakat masih mampu untuk membelinya,” sambung Hadijah.

Kendatipun kenaikan harga pada beberapa bahan pokok masih saja terjadi, tetapi pihaknya menjamin ketersediaan bahan pokok seperti sayur, ikan dan bahan pokok lainnya, masih tersedia hingga Lebaran di pasar Masamba, termasuk di pasar Sabbang, Bonebone dan Sukamaju.

Sementara itu, hasil sidak di Pasar Rakyat Sabbang yang dipimpin Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, komoditas juga masih ada yang mengalami penurunan. Kendati demikian, Bupati Indah mengakui masih ada bahan pokok lainnya yang mengalami kenaikan.

“Ada beberapa bahan pokok yang naik, tetapi ada juga yang turun. Namun semuanya masih dalam batas yang wajar,” ungkap Bupati Indah. Menurutnya, saat ini stok kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat di kabupaten Luwu Utara masih tercukupi dan masih stabil, khususnya stok beras yang masih dapat memenuhi kebutuhan tiga sampai enam bulan ke depan.

Untuk diketahui, menjelang Ramadan kemarin, DP2KUM bersama Tim Pemantau Barang Pokok dan Penting Lainnya melakukan pemantauan di pasar Masamba, Sabbang, Sukamaju, dan Bonebone. Pemantauan atau sidak pasar ini dilaksanakan untuk membandingkan harga-harga kebutuhan pokok yang ada di empat pasar besar tersebut, sekaligus memastikan harga tetap stabil dan stok sembako masih terjaga dan hasilnya semua masih stabil.

Khusus di pasar Sabbang, pemantauan dipimpin Bupati Luwu Utara. Sementara tiga pasar rakyat lainnya dipimpin Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan, Andi Zukarnain. Pemantauan di pasar rakyat dan sentra distribusi kebutuhan pokok dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, yakni mulai 9-11 Maret 2024. (*)

Share:

Ocha

Pegiat teknologi. Saat ini sedang berkuliah di salah satu institut kota malang. memiliki mimpi menjadi seorang full web developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *