Don't Show Again Yes, I would!

Israel Kembali Ingkar Janji, Larang Warga Palestina Masuk Masjid Al-Aqsa

Foto: ist

LiteX.co.id, INTERNASIONAL – Israel kembali menunjukkan sikap arogansi dengan melarang warga Palestina dari Tepi Barat memasuki Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki untuk hari Jumat kedua berturut-turut di bulan suci Ramadhan. Ini merupakan bukti nyata bahwa Israel tidak pernah menepati janjinya untuk memberikan akses bebas kepada umat Islam untuk beribadah di tempat suci tersebut.

Saksi mata melaporkan bahwa pasukan Israel mengerahkan kekuatan besar di seluruh kota untuk membatasi akses umat Muslim ke masjid. Pria dan wanita Palestina ditolak masuk dengan alasan tidak memiliki izin yang diperlukan, meskipun beberapa di antaranya memiliki dokumen resmi seperti paspor.

Abdullah Hamayel, 63 tahun, seorang warga Palestina dengan paspor Amerika, ditolak masuk ke Yerusalem oleh pihak berwenang Israel.

“Yerusalem lebih berharga bagi kami dibandingkan apa pun, namun hari ini kami bahkan dilarang untuk berdoa di sana,” kata Hamayel dengan penuh kekecewaan.

Beida Omar, 71 tahun, mengalami nasib serupa. Ia dipaksa kembali ke Tepi Barat dengan alasan tidak mengikuti instruksi tentara Israel.

“Ini tidak benar. Mereka hanya ingin mencegah kami memasuki Yerusalem. Saya punya izin, tapi dicabut,” tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah Israel berjanji memberikan akses kepada warga Tepi Barat untuk memasuki Yerusalem selama Ramadhan dengan syarat memiliki izin khusus. Namun, janji tersebut kembali diingkari dan Israel menunjukkan watak aslinya dengan melarang umat Islam menjalankan ibadah di Masjid Al-Aqsa.

Tindakan Israel ini jelas merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan bentuk penindasan terhadap rakyat Palestina. Umat Islam di seluruh dunia mengecam keras tindakan Israel dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil langkah tegas guna menghentikan pelanggaran hak asasi manusia di Palestina.(hiyotan)

Share:

Ocha

Pegiat teknologi. Saat ini sedang berkuliah di salah satu institut kota malang. memiliki mimpi menjadi seorang full web developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *