Don't Show Again Yes, I would!

Kasat Intel Polres Palopo Diamankan di TPS

LiteX.co.id, PALOPO – Kasat Intel Polres Palopo, Iptu Idul, bersama anggotanya diamankan oleh aparat hukum karena melakukan provakasi pada salah satu TPS yang ada di Kota Palopo, Rabu (31/01/2024).

Saat diamankan, Kasat Intel Polres Palopo sedang menjadi saksi salah satu Partai Politik (Parpol) saat pelaksanaan pencoblosan pemilu tahun 2024. Ia melakukan aksi rusak kursi yang kemudian diikuti oleh beberapa peserta pemilu lainnya sebagai bentuk protes. “Kenapa data kami tidak sama di PPS, ” ujarnya sambil membanting kursi.

Petugas KPPS terlihat kewalahan mengahadapi situasi tersebut hingga akhirnya memanggil petugas keamanan. Saat diamankan Kasat Intel tidak melakukan perlawanan. Demikianlah situasi simulasi yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo.

KPU menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum 2024 di TPS 17 Kelurahan Takalalla Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo.

Simulasi ini melibatkan 256 Daftar Pemilh Tetap (DPT), dan 12 Datar Pemilih Tambahan (DPTb).

Ketua Devisi Perencanaan data dan Informasi KPU Palopo, Wandi Ismail, mengatakan surat suara yang digunakan pada simulasi isi ini sama dengan surat suara asli, ” yang bedakan ini adalah adalah tulisan simulasi yang tersamarkan, karena memang surat suara yang disiapkan khusus simulasi, “ujarnya di lokasi simulasi berlangsung.

Meski ini simulasi tapi pemilih tetap menerima lima jenis surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, bagi DPT. Sementara untuk DPTb tergantung daerah asalnya.

Wandi mengatakan, Simulasi ini juga diharapkan berfungsi sebagai alat sosialisasi bagi masyarakat. Sehingga nantinya saat hari H pencoblosan 14 Februari 2024 akan lebih paham, masyarakat maupun petugas KPPS.

Sementara Kabag Ops Polres Palopo, AKP Rafli mengatakan, adanya drama ricuh di TPS agar personil kepolisian memahami tugas pokok saat bertugas di TPS, “polisi kan tidak boleh masuk ke dalam TPS jika tidak ada permintaan dari Ketua KPPS, dan kami berharap janganlah ada peristiwa begitu,” ujarnya.

Hadir pada simulasi tersebut, Kapolres Palopo AKBP Safi’i Nafsikin, Dandim, Kesbangpol, Bawaslu dan Petugas Parpol, Asisten 1 Pemkot Palopo. (kartini)

Share:

Ocha

Pegiat teknologi. Saat ini sedang berkuliah di salah satu institut kota malang. memiliki mimpi menjadi seorang full web developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *