Don't Show Again Yes, I would!

Pendemo Anarkis, Anggota Satpol Terluka dan Segel Ruang Kerja Bupati Luwu

LiteX.co.id, LUWU – Puluhan massa malakukan aksi demonstrasi dan berhasil melakukan penyegelan ruang kerja Bupati Luwu yang berada di lantai dua, Rabu 06 Februari 2024.

Pendemo yang anarkis ini mengatasnamakan diri mereka Aliansi Perjuangan Masyarakat Tanah Luwu. Aksi mereka diwarnai dengan bakar ban di halaman depan kantor bupati Luwu.

Massa yang berusaha menerobos masuk dan berhasil menguasai ruang kerja Bupati Luwu yang berada di lantai dua itu. Mereka kesal karena tak satupun pejabat pemerintah kabupaten Luwu keluar menemui massa pendemo.

Satpol PP yang berjaga di lokasi kejadian tak berdaya karena kalah jumlah massa pendemo bahkan beberapa anggota satpol PP terluka karena menjadi sasaran pemukulan massa. Personil Polres Luwu yang ada di lokasi hanya beberapa saja tak ada kekuatan menghalau massa.

Sementara disaat bersamaan Pj Bupati Luwu, Muhammad Saleh sedang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta menerima penghargaan kabupaten/kota bebas Frambusia. Sementara Kasatpol PP juga sedang dalam perjalanan balik dari Rakornas HUT Satpol PP.

.”Sudah dihalangi anggota, pendemo memang yang anarkis. Banyak anggota kena pukul,” ujar Kasatpol PP, Iqbal yang dikonfirmasi Via WhatsApp

Aliansi Perjuangan Masyarakat Tanah Luwu dalam aksinya membawa empat tuntutan yang ditujukan kepada satuan tugas percepatan investasi kabupaten Luwu.

Muhammad Zaidi selalu jendral lapangan mengatakan bahwa, belakangan ini banyaknya masalah yang terjadi di lingkup pemerintah kabupaten Luwu soal dugaan praktek jual beli tanah dan penjualan aset milik daerah lainnya kepada pihak kedua.

Satuan tugas percepatan investasi Kabupaten Luwu diduga banyak melakukan permainan atau tukar tambah untuk memuluskan pihak kedua, dalam hal ini perusahaan tambang guna mendapatkan konsesi lahan garapan. Ia menegaskan pihaknya menolak penjualan aset daerah ke pihak perusahaan.

Tak hanya Kantor Bupati Luwu yang menjadi sasaran para pendemo, mereka melanjutkan aksi serupa di depan Kantor Polres Luwu.

Sebelumnya, salah satu organisasi bernama PP IPMIL Luwu juga pernah menyampaikan sikap mereka melalui rilis menolak penunjukan Muh. Saleh sebagai Penjabat (Pj) Bupati Luwu, menurutnyanya yang mesti menjadi Pj Bupati Luwu adalah Putra Asli Luwu yang memiliki kecakapan Intelektual dan Kepemimpinan Manajemen Organisasi.

Ketua Bidang Sosial Politik PP IPMIL Luwu, mengatakan suatu kekeliruan dan kesalahan yang fatal dari Kemendagri dan PJ Gubernur Sulawesi Selatan memilih Muhammad Saleh sebagai Pj Bupati Luwu, sebab Muh Saleh adalah bukan orang Luwu, dia tidak paham alur historis, budaya, pranata, kondisi dan sikologi masyarakat di Kabupaten Luwu.

Pada rilis lewat pesan WhatsApp ia mengancam jika pesan dan keinginan dari masyarakat Luwu yang diwakilkan PP IPMIL Luwu tidak diindahkan, maka mereka akan merongrong seluruh pemuda dan masyarakat menduduki Kantor Bupati Luwu sampai yang ditunjuk jadi Pj Bupati adalah putra atau putri asli Luwu. (kartini)
.

Share:

Ocha

Pegiat teknologi. Saat ini sedang berkuliah di salah satu institut kota malang. memiliki mimpi menjadi seorang full web developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *