Don't Show Again Yes, I would!

Operasi SAR di Gunung Bulusaraung: Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Puing pesawat AT 42-500 ditemukan personel tim SAR di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026). ANTARA/HO-Humas TNI AD/am.

LiteX.co.id, Nasional – Upaya penyisiran yang dilakukan tim SAR gabungan di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, kembali menemukan titik terang.

Satu lagi jasad korban insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT berhasil ditemukan pada Rabu (21/1/2026).

Kepala Basarnas, Marsda Mohammad Syafii, membenarkan perkembangan terbaru operasi pencarian tersebut.

Ia menyebutkan bahwa jasad ketiga terdeteksi oleh tim di lapangan sekitar pukul 12.30 Wita siang tadi.

Iidentitas maupun jenis kelamin korban belum dapat dipastikan karena tim penyelamat masih berjibaku melakukan proses pengangkatan jenazah dari lokasi yang sulit.

“Benar, total tiga korban kini telah ditemukan. Saat ini satu korban terakhir tersebut sedang dalam proses evakuasi. Kami sangat berharap cuaca mendukung agar operasi ini bisa berjalan cepat,” ujar Syafii saat memberikan keterangan pers di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, seperti dikutip dari Detik.

Tantangan alam menjadi kendala utama dalam operasi kali ini. Syafii menjelaskan bahwa lokasi penemuan berada di area dengan kontur ekstrem yang didominasi oleh tebing terjal dan jurang yang dalam.

Strategi tim saat ini adalah memindahkan jenazah ke titik evakuasi yang lebih aman secepat mungkin.

“Area operasinya di tebing dan jurang. Kami sedang mengupayakan agar jenazah bisa digeser ke titik evakuasi yang sama dengan korban sebelumnya tadi pagi, karena itu merupakan jalur akses tercepat. Data detail mengenai korban akan kami rilis resmi setelah jenazah berhasil dievakuasi,” tambahnya.

Penemuan ini menambah jumlah korban yang berhasil ditemukan tim SAR. Sebelumnya, pada Minggu (18/1/2026), petugas telah mengevakuasi korban pertama berjenis kelamin laki-laki.

Kemudian pada Senin (19/1/2026), jasad kedua juga berhasil diangkat dan telah teridentifikasi sebagai pramugari atas nama Florencia Lolita Wibisono.

Tim SAR gabungan masih terus menyisir lokasi untuk mencari korban lain yang mungkin masih berada di sekitar puing pesawat.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *