LiteX.co.id, Luwu – Suasana di Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Walenrang, Kabupaten Luwu, mendadak ramai dipadati oleh warga setempat.
Kepadatan massa ini terjadi pada Minggu (22/02/2026), menyusul beredarnya informasi hoaks di media sosial yang mengklaim bahwa pelaku perampokan dan pembunuhan karyawan agen BRI Link telah berhasil diringkus oleh aparat.
Kabar yang memicu kehebohan tersebut menyebutkan bahwa terduga pelaku telah ditangkap di wilayah utara Pasang Kayu.
Informasi yang tidak jelas kebenarannya itu menyebar dengan sangat cepat melalui berbagai platform media sosial hingga merambah ke pesan berantai di grup WhatsApp, sehingga mendorong rasa penasaran masyarakat untuk mendatangi kantor polisi demi memastikan kebenarannya secara langsung.
Kedatangan kerumunan masyarakat tersebut dibenarkan oleh aparat yang bertugas di lokasi.
“Betul, tadi banyak warga datang karena mengira pelakunya sudah ditangkap,” ungkap salah seorang personel penjagaan di Polsek Walenrang saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Ia menyebut warga didominasi oleh masyarakat sekitar yang merasa khawatir dan ingin mendapat kepastian informasi hukum.
Pesan berantai yang menyesatkan itu bahkan memuat detail yang seolah-olah meyakinkan.
Teks tersebut mencatut nama seseorang berinisial LK Rias yang disebut tinggal di Kelurahan Bulo, serta mengklaim bahwa pergerakan pelaku sempat terlacak di Sabbang pada malam hari dan bergeser ke Mangkutana pada keesokan siangnya, sebelum akhirnya diklaim telah tertangkap.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa narasi tersebut sepenuhnya adalah hoaks yang tidak bersumber dari otoritas resmi mana pun.
Adapun kasus kejahatan yang sebenarnya memang terjadi beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Rabu (18/02/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Sebuah aksi perampokan yang disertai tindak kekerasan fatal tersebut menimpa sebuah kios BRI Link di Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.
Korban tewas dalam insiden tragis itu diketahui bernama Ririn Pasalli (31), seorang warga Lingkungan Pusun, Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara.
Terkait insiden ini, Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Azis, membenarkan bahwa serangan mematikan itu menimpa korban saat ia sedang bertugas sendirian.
“Saat kejadian korban sedang bekerja seorang diri di dalam kios,” terang AKP Abdul Azis memaparkan kronologi awal.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, pelaku diduga kuat menyerang korban menggunakan benda tumpul hingga korban meregang nyawa.
Setelah melumpuhkan korbannya, pelaku langsung membawa kabur sebuah brankas berwarna biru yang berisi uang dan melarikan diri dari lokasi menggunakan sepeda motor matik.
Hingga memasuki hari kelima pascakejadian, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait sejauh mana progres pengejaran pelaku maupun status penangkapan seperti yang diisukan di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Robbani, juga belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp.
Menyikapi maraknya disinformasi ini, aparat kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah termakan isu liar dari pesan berantai yang tak berdasar.
Warga diminta untuk tetap tenang dan hanya merujuk pada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun media massa yang terbukti kredibel agar tidak memperkeruh situasi pencarian.






