Don't Show Again Yes, I would!

Penataan Lapangan Bua Telan Anggaran 4,1 M, Kini Diresmikan Bupati Luwu

LiteX.co.id, LUWU – Lapangan yang diberi nama Andi Maradang telah direvitalisasi dengan menelan anggaran 4,1 M yang bersumber dari DAU tahun 2023, telah diresmikan Bupati Luwu, DR. Basmin Mattayang, bertempat di depan kantor Camat Bua, Kelurahan Sakti, Jum’at malam (19/01).

Basmin Mattayang meresmikan secara simbolik pemanfaatan lapangan sepakbola dan fasilitas penunjang lainnya. Selain meninggikan permukaan lapangan, sekelilingnya pula telah ditata dengan pedestrian dan taman kota.

Menurut Kadis PUTR Luwu, Ir. Iksan As’ad, CCMS dalam laporannya menyampaikan jika pelaksanaan pekerjaan ini melibatkan dua OPD, yakni Dinas Perkim dan PUTR sendiri.

“Ini merupakan wujud kolaborasi antar OPD sebagai sinergitas dalam mengawal program pembangunan, “ucapnya.

Dirinya juga menyebutkan, kehadiran pedestrian dan revitalisasi lapangan sepak bola ini merupakan hasil dari konsep Bupati Luwu yang ingin merubah wajah ibukota Kecamatan Bua.

“Mengapa kita fokuskan perencanaan penataan di lapangan ini karena sesuai konsep pak bupati untuk merubah wajah Kecamatan Bua, ” ucapnya.

Karena itu, sambung Ikhsan, sesuai RPJP Kabupaten Luwu untuk Kecamatan Bua beberapa isu strategis yang akan di kembangkan untuk mewujudkan Bua sebagai icon kota baru.

“Sesuai Master Plan yang tertuang dalam RDTR Kec Bua akan terus kita kembangkan kedepan, terutama infrastruktur dasar yang akan mendukung terwujudnya konsep kota baru,”ucapnya.

Sementara Bupati Luwu dalam sambutannya sangat mengapresiasi konsep yang ditawarkan kadis PUTR dalam menjadikan kecamatan Bua sebagai icon kota baru.

Bupati Basmin bahkan menargetkan paling lambat 5 tahun kedepan, Bua akan jadi kota baru yang kemungkinan akan lebih bagus dan ramai dari Kota Palopo.

“Di Bua ini ada sentra ekonomi yang sudah terbangun. Ada akses wisata yang sudah tembus ke Toraja dan bandara juga sudah kita perbesar, “ujarnya.

Karena itu, orang nomor satu di Luwu ini berharap agar pemerintah setempat dan seluruh masyarakat untuk selalu menjaga dan memelihara apa yang sudah diberikan.

“Membangun itu adalah pekerjaan yang sedikit mudah, tapi yang susah itu memelihara,” ujarnya di hadapan sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Bua yang hadir. (*)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *