LiteX.co.id, Palopo – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Palopo memperingati puncak Bulan Bung Karno dengan menggelar Haul ke-55 Bung Karno , Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Acara digelar Sabtu (21/6) di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Palopo, Jalan Nanakan No. 17, dalam bentuk tahlilan dan doa bersama.
Momentum ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada Bung Karno, tetapi juga mempertegas nilai-nilai religius dan nasionalisme yang selama ini digaungkan oleh Sang Proklamator.
Peringatan Haul tersebut berlangsung serentak dengan kegiatan serupa di berbagai daerah di Indonesia, melibatkan tiga pilar partai serta tokoh masyarakat, pemuda, dan agama. Di Palopo, acara dihadiri oleh jajaran pengurus DPC, PAC, tokoh agama , tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Ketua DPC PDIP Palopo, Alfri Jamil, memimpin langsung jalannya kegiatan dan doa bersama.
Dalam sambutannya, Alfri Jamil menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan Bung Karno yang sarat dengan nilai gotong royong dan nasionalisme. Ia juga menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan bentuk komitmen partai dalam merawat ingatan kolektif bangsa terhadap jasa dan pemikiran Bung Karno.
“Haul ini bukan sekadar mengenang sosok Bung Karno sebagai Proklamator dan Presiden Pertama RI, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan beliau yang menjadi fondasi ideologis PDI Perjuangan,” ujar Alfri, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kota Palopo.
Haul ke-55 ini mengambil tema “Setialah kepada Sumbermu”, yang mengangkat ajaran Trisakti Bung Karno: berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan. Tema tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menerapkan ajaran Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Peringatan ini menegaskan bahwa Haul Bung Karno bukan hanya agenda internal partai, tetapi juga bagian dari gerakan kebangsaan yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, dan gotong royong, nilai-nilai yang tetap relevan di tengah tantangan zaman. (kartini echa)






