LiteX.co.id, Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) bersama tim melakukan survei lapangan di dua lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Desa Rante Belu dan Kelurahan Bone Pute, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu.
Kegiatan survei yang digelar pada Rabu (15/01/2025) ini menjadi langkah awal Pemkab Luwu dalam menyusun proposal usulan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia agar wilayah pesisir tersebut masuk dalam program nasional pemberdayaan nelayan terpadu.
Kepala Bappelitbangda Luwu, Moch Arsal Arsyad, yang turut memimpin survei, mengatakan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi momentum penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di pesisir selatan Luwu.
“Sesuai arahan Bapak Bupati dan Wakil Bupati, kami berupaya menyiapkan data dan kelayakan lokasi agar usulan Luwu bisa diterima oleh KKP,” ujar Arsal.
Ia menegaskan bahwa program ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur perikanan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
“Program ini sangat strategis karena bukan hanya membangun infrastruktur perikanan, tapi juga mendorong kemandirian ekonomi nelayan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Arsal menjelaskan bahwa kedua lokasi yang disurvei memiliki potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar, namun masih membutuhkan dukungan sarana pendukung seperti pelabuhan nelayan, tempat pelelangan ikan, dan fasilitas pengolahan hasil laut.
“Melalui program Kampung Nelayan Merah Putih, kita ingin menghadirkan pusat kegiatan ekonomi nelayan yang terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran,” tambahnya.
Sebagai informasi, Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif nasional dari KKP yang diluncurkan sejak tahun 2023. Program ini bertujuan membangun kampung-kampung nelayan modern di seluruh Indonesia dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, penguatan infrastruktur pesisir, serta peningkatan akses ekonomi dan pendidikan bagi keluarga nelayan.
Kampung Nelayan Merah Putih juga menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan ekonomi maritim dan pemerataan pembangunan di kawasan pesisir.
“Jika disetujui, Luwu akan menjadi salah satu daerah pesisir di Sulawesi Selatan yang menjadi contoh keberhasilan sinergi pusat dan daerah dalam membangun kampung nelayan modern,” tutup Arsal.






