LiteX.co.id, Morowali – Atmosfer kontestasi menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Kabupaten Morowali kian menghangat.
Panitia pelaksana telah menjadwalkan perhelatan akbar warga Wija To Luwu di tanah rantau ini pada Sabtu (10/01/2026) mendatang.
Hingga tahap penetapan, panitia resmi mengumumkan tiga nama tokoh yang akan bertarung memperebutkan posisi Ketua KKLR Morowali Periode 2026-2031.
Ketiga kandidat tersebut adalah Ir. Thamrin Syfa, H. Mardin, dan Firdaus Sunardin.
Ketiganya diketahui memiliki latar belakang yang kuat sebagai pengusaha, sehingga peta kekuatan dinilai cukup berimbang.
Ir. Thamrin Syfa, yang merupakan wajah lama dan pernah memimpin KKLR Morowali pada periode sebelumnya, memutuskan untuk “turun gunung”.
Ia menyebut pencalonannya kali ini didasari oleh panggilan moral untuk mengembalikan kejayaan dan karakter organisasi yang dinilainya perlu diperkuat kembali.
“Saya menerima tawaran maju kembali sebagai calon ketua agar KKLR ini punya gaung lagi. Bukan berarti kepengurusan sekarang tidak bagus, tetapi organisasi ini bisa dibuat lebih berkarakter dan potensial sebagai wadah pemersatu,” ujar Ir. Thamrin.
Di sisi lain, H. Mardin hadir dengan visi yang tak kalah tajam.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya semata-mata demi menghidupkan kembali peran strategis KKLR di Morowali.
Ia berambisi menjadikan organisasi paguyuban ini memiliki posisi tawar yang kuat atau “bertaring” di tengah masyarakat heterogen Morowali.
“Yang terpenting adalah KKLR kembali memiliki taring dan mendapat perhatian. Soal jabatan, itu bukan tujuan utama. Bahkan saya siap mengakhiri masa kepemimpinan lebih awal apabila organisasi sudah kembali solid,” tegasnya.
Sementara itu, kandidat ketiga, Firdaus Sunardin, mengusung semangat solidaritas.
Ia bertekad menjadikan KKLR sebagai instrumen strategis untuk mempererat kekompakan dan peran sosial warga Luwu Raya yang bermukim dan mencari nafkah di Kabupaten Morowali.
Menanggapi komposisi kandidat tersebut, Ketua Panitia Musda KKLR Morowali, Ridwan, memprediksi jalannya pemilihan akan berlangsung dinamis dan ketat.
“Kami melihat dinamika musda nanti akan cukup kuat dan alot, mengingat ketiga calon merupakan figur pengusaha yang sama-sama memiliki pengaruh dan rekam jejak di organisasi maupun masyarakat,” ungkap Ridwan.
Meski diprediksi sengit, Ridwan memastikan panitia akan bekerja profesional.
“Apa pun hasilnya, panitia berkomitmen memastikan musda berjalan lancar, demokratis, dan sukses demi masa depan KKLR,” pungkasnya.(echa)






