Don't Show Again Yes, I would!

Tiga Calon Ketua KKLR Morowali Jadi Perbincangan Hangat di Grup Luwu Raya

LiteX.co.id, Morowali – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar 10 Januari 2025, Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Morowali, dinamika organisasi kian menjadi perhatian. Isu ini ramai diperbincangkan di berbagai komunitas dan grup WhatsApp Luwu Raya, khususnya di kalangan keluarga besar Wija to Luwu.

Salah satu topik yang menjadi pembahasan adalah figur yang akan menakhodai KKLR Morowali untuk lima tahun ke depan. Meski belum ada penetapan resmi, nama tiga kandidat calon ketua mulai mencuat dan menjadi bahan diskusi hangat, baik di internal organisasi maupun di ruang publik komunitas Luwu Raya.

Antusiasme warga Luwu Raya terlihat dari banyaknya anggota grup yang aktif bertanya mengenai proses pencalonan. Bahkan, sejumlah warga secara langsung menghubungi redaksi LiteX untuk menanyakan mekanisme pendaftaran bakal calon, tahapan verifikasi, hingga jadwal pemilihan Ketua KKLR Morowali.

“Orang mana semua ini calon Ketua KKLR Morowali?” tulis salah satu anggota grup WhatsApp Luwu Raya, mencerminkan rasa penasaran publik terhadap para kandidat yang beredar.

Ketua PSC 119 Palopo, dr.Andi Fadly, juga mengaku memantau tentang para calon ketua KKLR Morowali, “seksi ini pemilihan ketua KKLR Morowali, banyak yang akan memantau Musda nanti ini, jadi perbincangan hangat di group-group,”ujarnya.

Sementara itu, panitia Musda KKLR Morowali yang diketuai oleh Ridwan terus melakukan berbagai persiapan yang tersisa 2 hari lagi. Panitia menegaskan komitmennya untuk menyukseskan Musda agar dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa KKLR Morowali semakin solid dan berperan aktif dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.

Sebagai informasi, Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) merupakan organisasi paguyuban yang menghimpun keluarga besar Wija to Luwu yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tengah dan wilayah perantauan lainnya. KKLR hadir sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan, menjaga nilai-nilai budaya, serta mendorong kolaborasi dan solidaritas antaranggota komunitas.

Dengan tingginya perhatian publik, Musda KKLR Morowali diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan. (redaksi)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *