LiteX.co.id, Luwu – Kerja keras aparat kepolisian akhirnya membuahkan hasil.
Terduga pelaku pembunuhan terhadap Ririn, warga Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, berhasil diringkus di Manado, Sulawesi Utara.
Penangkapan tersebut menjawab keraguan sebagian masyarakat yang sempat mempertanyakan keseriusan aparat dalam memburu pelaku.
Informasi yang dihimpun redaksi LiteX menyebutkan, pelaku ditangkap setelah tim gabungan dari Polres Luwu yang dipimpin Kasat Reskrim IPTU Muhammad Ibnu Rabbani, bersama personel Polda melakukan pengejaran lintas provinsi.
Operasi tersebut dilakukan secara intensif selama beberapa hari sejak peristiwa tragis yang merenggut nyawa Ririn pada 18 Februari 2026.
Setelah berhasil diamankan di Manado, pelaku langsung dipulangkan ke Kabupaten Luwu menggunakan transportasi udara.
Langkah ini diduga sebagai upaya antisipasi untuk menghindari potensi amukan massa di TKP pembunuhan terjadi yang geram atas kasus tersebut.
Sejak kabar penangkapan beredar, emosi warga sempat memuncak dan mendesak agar pelaku segera diproses sesuai hukum yang berlaku.
Keputusan membawa pelaku melalui jalur udara juga dinilai sebagai strategi pengamanan maksimal guna memastikan proses hukum berjalan lancar tanpa gangguan.
Aparat tidak ingin mengambil risiko perjalanan darat yang berpotensi memicu kerumunan warga.
“Iya, lewat jalur udara,” ungkap salah satu personel Polres Luwu.
Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras tim Polres Luwu yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Luwu Iptu Muhammad Ibun Robbani, tanpa lelah melakukan pengejaran hingga ke luar pulau.
Dukungan dari tim Polda turut memperkuat upaya tersebut, mulai dari pelacakan hingga proses penangkapan di wilayah Sulawesi Utara.
Pantauan redaksi LiteX, salah satu perwira yang turut terlibat langsung dalam pengejaran adalah Kanit Tipikor, Ipda Muhammad Sultan.
Sebelumnya, sejumlah warga sempat meragukan kemampuan aparat dalam mengungkap kasus ini, mengingat terduga pelaku berinisial R diketahui merupakan residivis pada 2014 dan baru kembali diamankan pada 2019.
Riwayat tersebut membuat pelaku dinilai memiliki kemampuan menghindari pengejaran aparat.
Namun, keberhasilan penangkapan di lokasi yang cukup jauh dari Luwu menjadi jawaban atas keraguan tersebut. Aparat membuktikan bahwa pengejaran dilakukan secara serius, terukur, dan profesional.
Saat ini, terduga pelaku sedang dalam perjalanan dan diperkirakan tiba di Polres Luwu pada sore ini, Jumat (27/02).






