LiteX.co.id, Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu terus berupaya memperkuat mutu layanan kesehatan daerah dengan menghadirkan fasilitas catheterization laboratory (cathlab) di RSUD Batara Guru.
Fasilitas medis berteknologi tinggi ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Agustus 2026 dan akan digunakan khusus untuk tindakan pemasangan ring jantung bagi pasien.
Direktur RSUD Batara Guru, Daud Mustakim, menyampaikan bahwa perangkat cathlab tersebut kini telah tersedia dan terpasang dengan baik di rumah sakit.
Saat ini, pihak manajemen tengah menunggu penyelesaian proses perizinan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) serta finalisasi kerja sama layanan dengan pihak BPJS Kesehatan.
“Peralatan sudah siap digunakan. Kami menunggu proses perizinan dan kerja sama layanan selesai, sehingga fasilitas ini dapat segera difungsikan untuk masyarakat,” ujar Daud Mustakim pada Kamis (23/04/2026).
Sebagai informasi, cathlab merupakan fasilitas medis berteknologi tinggi yang dilengkapi dengan sistem pencitraan mutakhir untuk memantau kondisi pembuluh darah jantung secara detail.
Layanan spesifik ini memungkinkan dokter spesialis jantung untuk melakukan pemeriksaan mendalam hingga tindakan intervensi, seperti angiografi dan pemasangan stent (ring jantung).
Selama ini, pasien jantung di wilayah Kabupaten Luwu yang membutuhkan tindakan lanjutan selalu terpaksa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
Kondisi tersebut kerap menjadi kendala tersendiri, baik dari sisi efisiensi waktu tempuh penanganan medis maupun pembengkakan biaya akomodasi yang harus ditanggung oleh pasien beserta keluarganya.
Menyikapi perkembangan fasilitas ini, Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan rasa apresiasinya atas dukungan pemerintah pusat dalam penguatan ekosistem layanan kesehatan di daerah, khususnya melalui bantuan pengadaan fasilitas cathlab.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan atas perhatian dan dukungan melalui program SIHREN, khususnya bantuan alat cathlab ini,” kata Patahudding.
Menurutnya, bantuan peralatan medis tersebut merupakan langkah nyata dan strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam penanganan penyakit jantung yang sangat membutuhkan respons cepat dan penanganan tepat.
“Kehadiran cathlab di daerah menjadi harapan besar untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Ini juga menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan fasilitas kesehatan hingga ke daerah,” lanjut Bupati Luwu tersebut.
Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Luwu menargetkan agar seluruh proses administrasi dan teknis perizinan dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu operasional.
Dengan demikian, layanan vital ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan mampu menekan angka rujukan pasien ke luar daerah.






