LiteX.co.id, Makassar – Langkah STIKES Datu Kamanre dalam memperkuat budaya riset dan pengabdian masyarakat kembali ditunjukkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan Penandatanganan Kontrak Program Pendanaan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Hilirisasi Tahun 2026 yang dilaksanakan di Makassar, Senin (11/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua STIKES Datu Kamanre, Andi Zullylat Tazlilah Basmin, bersama jajaran perguruan tinggi penerima pendanaan di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX.
Dalam pemaparan pihak LLDIKTI Wilayah IX, dijelaskan bahwa proses pencairan dana penelitian dilakukan secara bertahap melalui mekanisme kontrak, mulai dari kontrak induk antara kementerian dan LLDIKTI, hingga kontrak turunan di tingkat perguruan tinggi dan peneliti.
LLDIKTI juga menekankan pentingnya tata kelola penelitian yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Selain itu, perguruan tinggi diingatkan agar pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat benar-benar memberi dampak nyata bagi pengembangan institusi, dosen, maupun masyarakat luas.
Peran LPPM juga menjadi perhatian penting dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan mendukung peningkatan kualitas riset di perguruan tinggi.
Ketua STIKES Datu Kamanre, Andi Zullylat Tazlilah Basmin, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih institusinya pada tahun ini.
“Alhamdulillah, STIKES Datu Kamanre menjadi salah satu perguruan tinggi penerima hibah dari kementerian tahun 2026. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat yang bermanfaat, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga berharap capaian tersebut dapat mendorong dosen untuk semakin aktif menghasilkan penelitian yang berkualitas dan berdampak nyata.
Sebagai informasi tambahan, salah satu tim peneliti STIKES Datu Kamanre juga dinyatakan lolos sebagai penerima Pendanaan Riset dan Pengembangan Tahun 2026 oleh Kemdiktisaintek melalui skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) dengan judul penelitian “Tradisi Makatte’ Ditinjau Dari Aspek Epidemiologi Dengan Penyakit Pada Wanita.”






