Don't Show Again Yes, I would!

Keluarga Korban Proyek Jalan di Latimojong Sepakat Damai

Murni Kecelakaan Kerja

LiteX.co.id, LUWU – Terkait dengan kecelakaan kerja yang menewaskan seorang Operator alat berat Excavator berinisial PJ (24) di Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu, sudah disepakati berdamai antara pihak keluarga korban dan pelaksana kegiatan proyek jalan tersebut.

Menurut pihak pelaksana proyek jalan di Latimojong, Andi Rifai, kesepakatan damai ini karena pihak keluarga korban memahami PJ meninggal murni kecelakaan kerja. “iya keluarga korban dengan pihak kami sudah ada pertanyaan sepakat berdamai, ” ungkap Andi Rifai via whatsapp, Rabu (1/1).

Meskipun demikian Andi Rifai yang sedang mengawas saat itu telah mengikuti proses pemanggilan dari pihak kepolisian. Namun dari pihak kepolisian belum ada konfirmasi apapun. Diketahui kecelakaan kerja yang mengakibatkan nyawa PJ melayang akibat tersengat aliran listrik pada Ahad, 22 Januari 2023.

Ketika ditanya soal standar keselamatan kerja Andi Rifai menjawab sudah memenuhi, meskipun tak merincikan seperti apa standar yang digunakan untuk para pekerja proyek jalan tersebut. Sementara soal waktu kecelakaan kerja ia menolak jika dikatakan terjadi pukul 22.00 wita seperti pada berita sebelumnya, tapi terjadinya pada pukul 20.00 wita.

Adapun PPK Proyek Jalan Latimojong yang menggunakan anggaran Rp25 Milyar itu, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Luwu, Usdin Iskandar. Menurut Usdin nama pelakasananya PT. Inti Pana Mandiri.

laporan yang diterima dari pihak pelaksana peristiwa kecelakaan kerja pada malam pukul 20.00 wita. “setahu saya saat kerja lembur itu pukul 8 malam, ” ujarnya.

Usdin membenarkan, antara pihak korban pelaksana sudah ada surat pernyataan tidak keberatan dari orang tua korban,” karena kalau saya dengar cerita pelaksananya, itu kecelakaan murni, “ungkapnya.

Lanjut Usdin, tidak bisa memberikan klarifikasi lebih jauh karena sesuai kesepakatan antara pihaknya, Masmindo dan rekanan, pada saat rapat koordinasi hanya pihak rekanan yang boleh memberikan klarifikasi terkait kronologis kejadian. ” karena dari dari pihak pelaksana yang menyaksikan kejadiannya, “ungkapnya via whatsapp.

Lanjut Usdin, menurt informasi dari pihak rekanan, selain telah memenuhi panggilan dari polres untuk diminta keterangannya, pihak pelaksana pun sudah memberikan santunan kepada keluarga korban. Saat ini pula dalam proses pengurusan BPJS Ketenagakerjaan korban.

Pekerja jalan ini dana hibah dari PT Masmindo Dwi Area (PT. MDA). nilai kontraknya Rp25 Milyar. Bagian dari 67 hiba PT. MDA senilai Rp 67 Milyar.

Adapun volume dari jalan yang sedang dikerjakan di Latimojong yakni total panjang Mayor Upgrade 16 Km, Minor Upgrade 10 Km, Non Upgrade 10 Km, 4 Jalan Masyarakat 7 Km
Lebar jalan minimal 6 Meter.

Kepala Dinas PUPR Luwu ir. ikhsan As’ad yang dikonfirmasi melalui whatsapp mengatakan, ‘ini murni kecelakaan kerja”ujarnya.

Kapolres Luwu AKBP Arisandi yang dikonfirmasi terkait masalah ini, mengatakan, “silahkan konfirmasi ke kasat reskrim dek, ” ujarnya.

Berita Sebelumnya

Proyek Jalan di Latimojong Membawa Maut

Seorang Operator alat berat Excavator yang berinisial PJ (24) di Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan nyawanya melayang akibat tersengat aliran listrik.

Dari informasi yang dihimpun media, saat itu korban sementara bekerja lembur dengan mengoperasikan alat berat Excavator untuk pengerukan tanah sebuah pekerjaan Proyek Jalan di Desa Kadundung Kecamatan Latimojong.

Korban mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pekerjaan jalan poros Desa Kadundung Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Ahad 22 Januari 2023, sekira pukul 22.00 Wita.

Pada saat korban sementara bekerja tiba-tiba baket Excavator tersangkut di kabel tiang listrik dan korban langsung lompat turun dari Excavator.

Beberapa saat setelah itu korban kemudian mendekat lagi ke Alat berat Excavator tersebut dan naik dipapan Shoe Excavator sehingga korban tersengat listrik yang mana alat berat tersebut masih terhubung dengan arus pendek listrik.

Akibat kejadian tersebut korban yang berasal dari Desa Pakeng Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang itu akhirnya meninggal dunia.

Dari data yang dihimpun media, pekerjaan jalan tersebut merupakan pekerjaan jalan yang sumber dananya dari dana Hibah PT Masmindo untuk Pemda Luwu yang kemudian dipihak ketigakan.

Sementara itu pihak pelaksana pekerjaan atau kontraktor pelaksana jalan tersebut Andi Rifai saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp pribadinya membenarkan adanya insiden tersebut.

“Iye betul, kebetulan saya yang mengawasi disitu” jawab Andi Rifai, Kamis 26 Januari 2023.

Saat ditanya apakah keselamatan kerja para pekerja sudah sesuai standar keselamatan, ia mengatakan, “iya sudah sesuai standar keselamatan kerja, ” ungkap Andi Rifai. (*/kartini)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *