Don't Show Again Yes, I would!

Anggota DPR RI Ismail Bachtiar Serahkan Beasiswa PIP ke STIKES Datu Kamanre

LiteX.co.id, Luwu – Kehadiran Anggota DPR RI Komisi VI, Ismail Bachtiar, membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Luwu. Dalam kunjungannya, ia secara langsung menyerahkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para mahasiswa STIKES Datu Kamanre.

Penyerahan beasiswa tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan Capacity Building Vol. 2 bertajuk “Next-Gen Health Professionals: Navigasi Peluang Karir dan Sinergi Interprofesional di Era Industri Kesehatan Modern” yang diselenggarakan oleh pihak kampus.

Pada kesempatan tersebut, Ismail Bachtiar menegaskan komitmennya terhadap pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di daerah.

“Kehadiran kami di sini bukan sekadar representasi daerah pemilihan, tetapi bagian dari membangun sinergi dan kolaborasi untuk kemajuan pendidikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan optimisme yang tinggi terhadap perkembangan pendidikan di Luwu yang dinilainya semakin kompetitif. Ia berharap institusi pendidikan di daerah tersebut mampu tampil unggul dan setidaknya bisa setara atau bahkan melampaui daerah lain, termasuk Kota Palopo.

Perkembangan industri berskala global di Kabupaten Luwu, menurutnya, harus dilihat sebagai peluang besar. Oleh karena itu, kesiapan kompetensi menjadi hal yang tidak bisa ditawar agar lulusan daerah mampu terserap maksimal di dunia kerja.

Sementara itu, Ketua STIKES Datu Kamanre, Andi Zullylat Tazlilah Basmin, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk membekali mahasiswa agar tidak tertinggal dalam menghadapi transformasi digital.

“Jangan sampai kita tinggal di daerah, tetapi tertinggal karena termakan zaman. Kita harus tetap mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal,” jelas Andi.

Ia menambahkan bahwa program peningkatan kapasitas ini difokuskan pada keterampilan teknis serta pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) secara cerdas di bidang kesehatan.

Selain dukungan dari Ismail Bachtiar, wawasan mahasiswa juga diperkuat melalui pemaparan narasumber Rezki yang menyoroti pentingnya kolaborasi nyata dengan dunia industri, bukan sekadar kerja sama di atas kertas. Ia juga mengingatkan agar pemanfaatan AI tetap harus berbasis pada ilmu, riset, dan pemahaman medis yang kuat.

Materi lainnya turut diisi oleh Zul Jalali Wal Ikram yang membagikan strategi personal branding dan pemanfaatan beasiswa lanjutan. Melalui penyerahan beasiswa PIP dan pembekalan ini, mahasiswa STIKES Datu Kamanre diharapkan semakin siap bersaing secara profesional di era industri kesehatan modern.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *