Don't Show Again Yes, I would!

SPBU Rampoang Tutup Sementara, untuk Bagikan Konsumsi Massa Aksi di Palopo

LiteX.co.id, Palopo – Menjelang aksi unjuk rasa masyarakat dan mahasiswa di Kota Palopo, Senin (1/9), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rampoang memilih untuk menutup sementara pelayanan. Keputusan ini diambil sebagai bentuk simpati terhadap aspirasi warga yang akan menyampaikan pendapat di depan DPRD Palopo.

Manager SPBU Rampoang, Narman, mengungkapkan penutupan operasional dilakukan penuh kesadaran, meskipun pihaknya harus menanggung kerugian yang ditaksir mencapai Rp4 hingga Rp6 juta dalam satu hari. “Kami lakukan ini sebagai bentuk simpatik. Bagi kami, kerugian materi bukan hal utama dibandingkan menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Kendati menutup layanan, para karyawan SPBU tidak diliburkan. Mereka justru diarahkan untuk terlibat dalam aksi simpatik dengan membagikan air mineral dan makanan ringan kepada massa aksi. Menurut Narman, langkah ini menjadi wujud dukungan moral kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai.

Sebagai mantan aktivis, Narman memahami pentingnya ruang bagi warga untuk menyuarakan pendapat. Ia pun berharap demonstrasi berlangsung tertib tanpa ada insiden yang berujung kericuhan. “Kami berharap tidak ada tindakan anarkis, apalagi lokasi SPBU cukup berdekatan dengan gedung DPRD yang akan menjadi titik aksi,” tambahnya.

Aksi demonstrasi di Palopo sendiri dijadwalkan berlangsung pada Senin siang dengan melibatkan sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa. (oca)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *