Don't Show Again Yes, I would!

Taufan Pawe Sebut Cakka Aset Golkar, Bisa Kembalikan Kejayaan Golkar

LiteX.co.id, LUWU – Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Taufan Pawe meminta semua kader Golkar bersama-sama bekerja agar mengembalikan kejayaan Partai Golkar seperti sedia kala, harapan ini diungkapkan usai melakukan pelantikan pengurus DPC Golkar Kabupaten Luwu, Senin (03/10) di Hotel Subur.

Harapan kembalinya kejayaan Golkar, sepertinya bukan hanya dibebankan kepada Patahuddin selaku Ketua DPC Partai Golkar Luwu tapi juga diperuntukkan kepada Andi Mudzakkar yang tak lain Mantan Bupati Luwu dua periode. ” Opu Cakka ini aset Golkar, ia datang ke sini menghadiri pelantikan ini yang datang bukan wajahnya tapi hatinya, “ujarnya dari atas vodium.

Taufan Pawe yang kedatangannya disambut secara semarak bersama tarian lokal, berulang kali mengajak semua kadernya agar bersama bekerja kembalikan kejayaan Partai Golkar, ia mengakui masih banyak kader yang belum berjiwa militansi. ” Golkar ini banyak aset, Cakka ini aset Golkar, dan memang diantara kita harus diakui masih banyak belum berjiwa militansi” ujarnya lagi.

Sementara Ketua DPC Golkar Luwu, Patahuddin mengatakan, tidak ingin lagi mengecewakan sang guru untuk kedua kalinya, guru yang dimaksud adalah Ketua DPD 1 Golkar Sulsel Taufan Pawe. “dulu saya seorang ASN tapi memilih pensiun dini karena saran guru saya dan sekarang saya tidak mau lagi mengecewakan beliau untuk kedua kalinya, ” ungkapnya.

Untuk diketahui, pengurus Partai DPC Golkar dilantik oleh Ketua DPD Golkar Sulsel Topan Pawe ditandai dengan penyerahan pataka. Pelantikan ini
dihadiri oleh mantan Bupati Luwu Andi Mudzakkar atau yang akrab disapa Cakka. Selain itu, hadir pula Sekretaris Nasdem Kabupaten Luwu Adiatma dan Partai perwakilan Demokrat Luwu. (kartini)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *