LiteX.co.id, Morowali – Mengawali aktivitas pemerintahan di tahun yang baru, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, memimpin langsung pelaksanaan upacara bendera perdana. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Morowali pada Senin (05/01/2026).
Upacara ini menjadi penanda dimulainya roda pemerintahan Kabupaten Morowali di tahun 2026. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Sekretaris Daerah Yusman Mahbub, serta jajaran pejabat Eselon II, III, dan IV. Ribuan peserta upacara yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali turut memadati lokasi.
Dalam amanatnya, Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan bahwa pergantian tahun tidak sekadar seremoni, melainkan harus dimaknai sebagai momentum krusial untuk memperbarui semangat, komitmen, dan kinerja dalam membangun daerah.
Ia mengajak seluruh aparatur negara untuk menjadikan tahun 2026 sebagai titik balik peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan profesionalisme kerja, serta penegakan integritas birokrasi demi kemajuan Bumi Tepe Asa Moroso.
“Mulai hari ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali untuk meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah sepanjang tahun 2026,” ujar Iksan di hadapan peserta upacara.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama yang solid, disiplin tinggi, serta inovasi dari seluruh ASN. Hal ini dinilai mutlak diperlukan agar visi Morowali yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing dapat terwujud.
Rangkaian upacara perdana ini ditutup dengan inspeksi mendadak terhadap kedisiplinan pegawai. Bupati Iksan Baharudin bersama Wakil Bupati Iriane Iliyas dan Sekda Yusman Mahbub turun langsung ke lapangan melakukan pemeriksaan barisan pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah ini dilakukan guna memastikan kehadiran seluruh staf sebagai bentuk penegakan disiplin dan tanggung jawab aparatur di hari pertama kerja, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.






