Don't Show Again Yes, I would!

Dibantu SPC, HMI Palopo Demo Tolak Kenaikan BBM, Ini 4 Tuntutannya

LiteX.co.id, PALOPO– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palop, Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama SPC Sampoddo, menggelar unjuk rasa di pertigaan Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, Senin (5/08) dalam rangka menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sah ditetapkan pemerintah beberapa hari lalu.

Aksi ini menyita perhatian sejumlah masyarakat dan juga para pengguna jalan yang ada di sekitar lokasi unjuk rasa berlangsung. Tak hanya masyarakat sekitar, Pengendara yang melintas juga tidak ketinggalan menyaksikan demonstrasi yang digelar oleh mahasiswa tersebut. Sejumlah petugas dari Polres Palopo telihat mengawal berlangsungnya aksi.

Jendral Lapangan, Ardi Dekal, dalam orasinya menggunakan mikrofon mengatakan dampak yang ditimbulkan terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut akan berdampak kebutuhan harga bahan pokok di sejumlah pusat perdagangan khususnya di Palopo.

Dekal mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya pemuda dan mahasiswa untuk turut serta dalam mengevaluasi kebijakan yang dikeluarkan di masa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. “BBM bersubsidi yang harusnya untuk masyarakat kecil malah dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab mari kita deklarasi hak asasi manusia, ” tegasnya

Adapun empat tuntutan massa aksi yakni, tolak kenaikan BBM, tolak kenaikan tarif dasar listrik, berantas mafia gas, reformasi dan evaluasi kinerja polri. Pada demonstrasi itu tidak menimbulkan kemacetan yang berarti dan selesai dalam keadaan aman. (kartini)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *