LiteX.co.id, Luwu – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di kawasan padat aktivitas, tepatnya di depan Pasar Rakyat Bua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, pada Selasa (14/07/2026) sekitar pukul 07.53 WITA.
Insiden di jalan poros tersebut mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat seorang pengendara sepeda motor hendak menyeberang dari area pasar melalui pintu sebelah selatan menuju jalan poros.
Pada saat bersamaan, sebuah sepeda motor yang melaju dari arah utara diduga datang dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak kendaraan yang sedang menyeberang tersebut.
“Pengendara motor yang menyeberang ditabrak. Kencang memang larinya motor yang menabrak, pengendara motor yang menabrak terlempar,” ujar seorang warga yang bertugas sebagai penagih retribusi di Pasar Bua.
Dari pantauan di lokasi, pengendara yang diduga menabrak terlihat tidak sadarkan diri.
Darah juga tampak mengucur dari bagian kepala korban, diduga kuat akibat benturan keras saat insiden kecelakaan terjadi.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung bahu-membahu memberikan pertolongan pertama dengan mencegat kendaraan yang melintas untuk membawa korban ke Puskesmas Bua.
“Kasih singgah itu mobil pikap, bawa ke puskesmas cepat,” teriak sejumlah warga yang membantu proses evakuasi korban.
Sementara itu, pengendara yang ditabrak saat hendak menyeberang mengeluhkan rasa sakit pada bagian belakang kepalanya.
“Kepalaku sakit, di bagian belakang,” ujar korban sembari memegang kepalanya.
Korban tersebut belakangan diketahui bernama Taslim, seorang warga Desa Puty, Kecamatan Bua.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas pengendara yang diduga menabrak belum diketahui secara pasti.
Namun, sejumlah warga menduga bahwa korban merupakan seorang pekerja minimarket yang berada di wilayah tersebut.
Petugas penarik retribusi Pasar Bua mengungkapkan bahwa ruas jalan poros di depan pasar memang merupakan salah satu titik yang cukup rawan kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, kecelakaan di kawasan tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi.
Bahkan, tidak sedikit korban yang harus dilarikan ke Puskesmas Bua maupun dirujuk ke rumah sakit akibat kecelakaan di lokasi tersebut.
“Memang sering terjadi kecelakaan di depan pasar. Sudah banyak juga korban yang dibawa ke puskesmas atau rumah sakit,” ungkapnya.
Pantauan di lokasi sebelum maupun sesaat setelah kejadian menunjukkan tidak terlihat adanya petugas pengatur lalu lintas yang berjaga, baik dari unsur Satuan Lalu Lintas Polres Luwu maupun dari Dinas Perhubungan.
Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari sejumlah warga dan pengunjung pasar.
Mereka menilai kehadiran petugas sangat diperlukan pada jam-jam sibuk, terutama saat aktivitas pasar sedang berlangsung padat.
“Kita tidak mau cari kambing hitam, yang terjadi sudah terjadi. Tapi andaikan ada petugas yang mengatur lalu lintas, mungkin saja ini tidak terjadi,” keluh salah seorang pengunjung pasar.
Ia berharap pemerintah dan instansi terkait tidak hanya berfokus pada pengelolaan aktivitas pasar seperti penarikan uang retribusi, tetapi juga memberikan perhatian ekstra terhadap aspek keselamatan para pengguna jalan.
“Pemerintah jangan hanya menarik retribusi dari pengunjung pasar. Mestinya keselamatan pengendara juga menjadi perhatian,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait kronologi pasti maupun identitas lengkap korban dalam peristiwa kecelakaan tersebut.(chaeruddin)






