LiteX.co.id, Nasional – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/09/2026).
Suahasil naik dari posisi Wakil Menteri Keuangan dan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang memimpin Kementerian Keuangan sejak September 2025.
Pelantikan berlangsung pada Senin sore.
Dalam prosesi tersebut, Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Suahasil.
Setelah pengambilan sumpah, Suahasil menandatangani berita acara pelantikan sebelum menerima ucapan selamat dari Presiden.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ucap Prabowo saat mendiktekan salah satu bagian sumpah jabatan yang kemudian diikuti Suahasil.
Pergantian tersebut memastikan spekulasi perombakan kabinet yang berembus sejak siang.
Beberapa saat sebelum prosesi dimulai, Suahasil telah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.44 WIB dengan mengenakan jas formal.
Ketika ditanya wartawan mengenai alasan kedatangannya, Suahasil hanya memberikan jawaban singkat.
“Iya, saya ditelepon,” kata Suahasil saat tiba di Istana.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno juga terlihat mendatangi Istana.
Ia mengakui menerima undangan untuk menghadiri pelantikan, tetapi tidak menjelaskan siapa saja pejabat yang akan dilantik.
“Ya ada undangan, ya. Undangan terkait, pelantikan katanya,” kata Pratikno kepada wartawan di Istana.
Pratikno juga tidak memberikan jawaban ketika ditanya apakah dirinya termasuk pejabat yang terkena perubahan kabinet.
Karena itu, hingga prosesi yang terverifikasi dalam naskah ini, perubahan yang telah dipastikan adalah pengangkatan Suahasil sebagai Menteri Keuangan.
Kabar mengenai pergantian menteri lain tidak dimasukkan sebagai fakta karena belum memiliki dasar resmi.
Pergantian di Kementerian Keuangan terjadi sekitar satu tahun setelah Purbaya Yudhi Sadewa dipercaya Prabowo memimpin institusi bendahara negara.
Berdasarkan catatan resmi Kementerian Sekretariat Negara, Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin (08/09/2025).
Saat itu, Prabowo melakukan perombakan kabinet dengan melantik empat menteri dan satu wakil menteri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 86/P Tahun 2025.
Selain Purbaya sebagai Menteri Keuangan, pejabat yang dilantik saat itu adalah Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI, Ferry Joko Yuliantono sebagai Menteri Koperasi, Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Dengan pelantikan Suahasil pada Senin ini, masa jabatan Purbaya sebagai Menteri Keuangan berlangsung sekitar satu tahun.
Suahasil memiliki perjalanan panjang di bidang kebijakan fiskal dan Kementerian Keuangan.
Berdasarkan profil resmi Kementerian Keuangan, ia memulai karier akademiknya sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999 dan memperoleh gelar guru besar bidang ilmu ekonomi pada 2009.
Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994, kemudian menyelesaikan pendidikan Master of Science di Cornell University, Amerika Serikat, pada 1997.
Suahasil meraih gelar doktor ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.
Karier Suahasil di pemerintahan antara lain mencakup keanggotaan Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011, Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada 2009–2015, serta Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan pada 2010–2015.
Ia kemudian dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada Februari 2015.
Posisi tersebut menjadi definitif ketika Suahasil dilantik sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 31 Oktober 2016.
Kariernya naik ke tingkat pimpinan Kementerian Keuangan ketika Presiden Joko Widodo menunjuk Suahasil menjadi Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019.
Prabowo kemudian mempertahankan Suahasil setelah membentuk Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024.
Ia kembali dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara pada Senin (21/10/2024).
Dengan pelantikan pada Senin (14/09/2026), Suahasil kini naik dari kursi wakil menteri menjadi Menteri Keuangan dan mengambil alih kepemimpinan Kementerian Keuangan dari Purbaya.
Pergantian Menteri Keuangan berlangsung ketika pemerintah menghadapi dinamika ekonomi global yang tinggi.
Dalam pernyataan resmi Kementerian Keuangan pada Selasa (01/09/2026), Suahasil sebelumnya menyebut ketidakpastian global masih tinggi dan pemerintah perlu menjaga ketahanan APBN melalui koordinasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan serta Danantara.
Ketika itu, Suahasil masih berbicara dalam kapasitas Wakil Menteri Keuangan.
Ia menyebut APBN dirancang memiliki ruang untuk menyerap berbagai risiko dan guncangan perekonomian global.
Pergantian Purbaya dengan Suahasil juga terjadi ketika sejumlah agenda fiskal tengah berjalan, termasuk pelaksanaan APBN 2026 dan persiapan kebijakan anggaran pemerintah berikutnya.
Namun arah kebijakan yang akan diambil Suahasil setelah menjadi Menteri Keuangan belum dapat disimpulkan.






