Don't Show Again Yes, I would!

Israel Tunda Gencatan Senjata, Gaza Kembali Dimbobardir

Foto: Reuters

LiteX.co.id, Internasional – Israel kembali melancarkan serangan ke Jalur Gaza, memutuskan untuk menunda gencatan senjata yang seharusnya dimulai pada Minggu pagi, 19 Januari 2025, pukul 08.30 waktu setempat.

Penundaan ini terjadi karena kelompok Hamas belum menyerahkan nama tiga sandera yang dijanjikan untuk dibebaskan.

Juru Bicara Militer Israel, Daniel Hagari, menyatakan bahwa kesepakatan penghentian sementara konflik tidak akan berlaku hingga pihak Hamas menyerahkan daftar nama sandera.

Hal ini sejalan dengan instruksi langsung dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang menegaskan bahwa langkah tersebut adalah bagian penting dari kesepakatan.

Hamas menyebutkan bahwa penundaan ini disebabkan oleh masalah teknis di lapangan, namun mereka tetap berkomitmen untuk menjalankan kesepakatan yang telah dirancang bersama mediator internasional.

Gencatan senjata ini sebelumnya diinisiasi untuk mengakhiri konflik panjang selama lebih dari satu tahun antara Israel dan Hamas. Salah satu poin utama dalam kesepakatan tersebut adalah pembebasan sandera di kedua pihak: Hamas berjanji untuk melepaskan tiga perempuan tawanan, sementara Israel akan membebaskan 95 warga Palestina yang ditahan, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Kesepakatan ini dimediasi oleh Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir, yang bekerja keras untuk memastikan bahwa konflik dapat dihentikan, setidaknya sementara, untuk memberikan ruang bagi langkah-langkah kemanusiaan.

Namun, ketegangan terus berlanjut karena belum ada kejelasan kapan penyerahan nama sandera akan diselesaikan oleh Hamas. Hingga saat ini, serangan dan pertempuran di beberapa wilayah Gaza masih berlangsung.

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *