LiteX.co.id, Palopo – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo secara resmi menyelenggarakan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
Upaya strategis menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 2026 ini dipusatkan pelaksanaannya di area Tribun Lapangan Pancasila, Kota Palopo, pada Kamis (21/05/2026).
Fungsional Analis Ketahanan Pangan, Abdul Gaffar, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kota Palopo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Gubernur Sulawesi Selatan.
Seluruh kabupaten dan kota diwajibkan menggelar GPM secara serentak guna memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat.
“Merespons instruksi tersebut, kami langsung bergerak menggandeng dan mengundang para distributor untuk memasarkan produk dagangannya di sini. Harapan utamanya, harga yang ditawarkan kepada masyarakat dipastikan lebih murah dibandingkan harga normal di pasaran,” ungkap Abdul Gaffar.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa GPM ini juga berfungsi sebagai instrumen vital pemerintah daerah untuk mengendalikan laju inflasi.
Masyarakat dapat mengakses berbagai komoditas strategis dengan harga miring, mulai dari beras, minyak goreng, sayur-mayur, buah-buahan, hingga berbagai kebutuhan esensial dapur lainnya.
Terkait ketersediaan stok pangan utama seperti beras dan minyak goreng, Abdul Gaffar menjamin kondisinya di Kota Palopo akan tetap stabil dan terkendali.
Stabilitas ini didukung oleh program penyaluran bantuan pangan dari pemerintah yang disalurkan secara masif dan menyasar hampir 50 persen dari total penduduk Kota Palopo.
Sebagai informasi, realisasi penyaluran bantuan pangan di Kota Palopo difokuskan pada sembilan kecamatan dan 48 kelurahan.
Tercatat, total volume bantuan yang telah dan sedang didistribusikan kepada masyarakat mencapai 369.900 kilogram beras serta 73.980 liter minyak goreng, yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan warga setempat.






