LiteX.co.id, Palopo – Pemerintah Kota Palopo bersama Perumda Tirta Mangkaluku dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Sulawesi Selatan melakukan peninjauan lapangan terhadap kebocoran pipa air baku Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Battang, Senin (22/09/2025).
Peninjauan difokuskan pada jaringan pipa PVC sepanjang 3,5 kilometer yang kerap mengalami kebocoran, serta intake Embung Bambalu dan Embung Mangkaluku.
Hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama dan Direktur Operasional Perumda Tirta Mangkaluku mendampingi Kabid Operasional dan Pemeliharaan BBWS Pompengan Jeneberang, Yusma Elvita.
Wali Kota Palopo, Naili Trisal sebelumnya telah menghubungi langsung Kepala Balai Air untuk mempercepat penanganan.
Hasilnya, Kepala Balai menyatakan komitmennya untuk mengusulkan rehabilitasi pipa tersebut pada anggaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) tahun 2026.
“Usulan rehabilitasinya tahun 2026, kami ajukan ke Ditjen SDA,” jelas Kepala Balai Air Pompengan Jeneberang.
Dalam diskusi yang juga melibatkan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Aras, disepakati solusi permanen berupa rencana rehabilitasi pipa air baku sepanjang 3,5 kilometer. Estimasi biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp15 miliar.
Langkah ini diharapkan dapat mengatasi persoalan kebocoran yang selama ini mengganggu distribusi air bersih sekaligus memperkuat keandalan layanan air minum bagi masyarakat Kota Palopo.






