Don't Show Again Yes, I would!

Letakkan Batu Pertama, Basmin Mattayang Harap Anggaran 2,6 M Bangun Puskesmas Larsel yang Terbaik di Luwu

LiteX.co.id, LUWU – Bupati Luwu, Dr. Drs. H. Basmin Mattayang, MPd melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Puskesmas Larompong Selatan (Larsel) yang terletak di dusun Salu Kaluku desa Sampano Kecamatan Larompong Selatan, Sabtu (26/8/2023)

Pembangunan gedung baru Puskesmas Larsel dianggarkan senilai Rp.2,6 miliar lebih untuk membangun ruang rawat inap, kamar bersalin, UGD, dan gudang obat.

“Lokasi gedung baru Puskesmas Larsel ini sangat bagus dan strategis, dengan anggaran senilai Rp.2,6 Miliar lebih, diharapkan cikal bakal jadi puskesmas terbaik di Luwu,” kata H Basmin Mattayang

H. Basmin Mattayang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada kepala desa Sampano dan masyarakatnya atas hibah lahan untuk pembangunan Puskesmas.

“Luar biasa kerja kepala desa bersama masyarakatnya, sehingga patut diberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang bergotong royong menyediakan lahan ini,” tuturnya.

Terakhir, bupati berpesan agar nantinya puskesmas ini berjalan sesuai dengan fungsinya, memberikan pelayanan kesehatan secara prima kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rosnawary Basir mengungkapkan, anggaran pembangunan Puskesmas Larsel bersumber dari Dana Alokasi Umum tahun anggaran 2023 dengan lama pekerjaan 144 hari kalender

“Pembangunan dimulai bulan agustus ini dan diharapkan selesai pada akhir desember 2023. Semoga berjalan lancar sehingga pemanfaatannya akan segera dirasakan oleh masyarakat,” kata dr. Rosnawary

Rosnawary juga menghimbau kepada tenaga kesehatan puskesmas agar lebih meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan berkualitas kepada masyarakat.

Sementara itu, kepala Puskesmas Larsel, Misliarna, S.ST menyambut baik pembangunan gedung baru ini.

“Alhamdulillah atas pembangunan gedung baru Puskesmas Larsel karena kondisi bangunan lama sudah tidak memadai untuk menampung para pasien, bahkan lokasinya rawan banjir,” ungkap Misliarna. (*)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *