LiteX.co.id, LUWU – Sesuai dengan aturan dari kementerian, tidak ada lagi penerimaan honorer. Hal ini disebabkan karena paling lambat tahun 2025 semuanya akan diangkat menjadi PPPK, karena itu mari kita awasi bersama, hal ini dikatakan Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu, Andi Muhammad Ahkam Basmin, di hadapan ribuan honorer Kabupaten Luwu beberapa waktu lalu.
“Yang ada namanya di sinona itulah yang dianggap sebagai honorer yang aktif, mari kita awasi sama-sama jangan sampai ada lagi bocor dan masuk sebagai honorer, ” ungkapannya.
Diketahui, sebanyak 1485 peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Kabupaten Luwu ikut tes di gedung Wisma Negara Indonesia, Makassar. Kamis (23/11).
Jumlah tersebut dibagi beberapa sesi selama tiga hari, sejak 23-25 November tahun 2023. Mereka akan berjuang menghadapi 145 soal terdiri dari Kompetensi Tekhnis, Manajerial, Sosial Kultural, Wawancara. Sebelum peserta memasuki wilayah steril berlanjut ke ruang ujian untuk mengikuti tes, terlebih dahulu dilakukan beberapa pemeriksaan oleh pihak panitia dan BKN Provinsi Sulawesi Selatan.
Verifikasi yang dilalui diantaranya absen manual, loker tempat penyimpanan barang , absen manual, body chek untuk menyamakan antara data peserta, pin sesion, lanjut ke ruang steril.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi, Raehana Rahman mengatakan peserta PPPK dari Tekhnis dan kesehatan mengatakan ada tiga orang pada sesi hari ini tidak hadir untuk mengikuti tes,. “Bagi peserta yang jadwalnya hari ini yang tidak ikut tes otomatis tidak lagi bisa ikut pada sesi berikutnya karena pengumuman soal jadwal dan tempat tes sudah diumumkan, ” ungkapnya. (kartini)






