Don't Show Again Yes, I would!

900 Tahanan di Lapas Kelas II Palopo, 56 Diusulkan Dapat Remisi Jelang Natal

LiteX.co.id, PALOPO – Saat ini jumlah tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, mencapai 900 orang, dalam rangka hari raya Natal 2023 yang merupakan hari besar bagi umat nasrani, 56 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diusulkan untuk mendapatkan pengurangan masa tahanan atau remisi.

Kepala Lapas Kelas IIA Palopo Erwan Prasetyo saat silaturahmi bersama sejumlah wartawan , Senin 5 November, mengatakan, dalam rangka hari raya Natal 2023, sebanyak 56 orang WBP di Lapas yang diajukan untuk mendapatkan pengurangan masa tahanan. Ada yang gagal 9 orang mendapatkan remisi karena beberapa Faktor diantaranya melakukan pelanggaran berat, belum ada SK febenya dari kejaksaan, sudah menjalani subsidernya, belum ada eksekusi dari jaksa.

Pengurangan masa tahanan tersebut diberikan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan. Pasal 1 angka 6 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan (PP nomor 32 tahun1999) dan Pasal 1 angka 3 Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat (“Permenkumham 3 tahun 2018”).

Erwan menjelaskan, syarat-syarat pemberian remisi kepada WBP antara lain tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir, terhitung sebelum tanggal pemberian Remisi.

“Jadi yang kita ajukan ini, sudah memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Selanjutnya telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas dengan predikat baik. Telah menjalani masa pidana lebih dari 6 (enam) bulan. (kartini echa)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *