LiteX.co.id, Luwu Utara – Jajaran legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Utara kembali turun ke wilayah konstituen dalam agenda reses masa sidang II tahun periode 2025–2026.
Pertemuan yang difokuskan untuk mendengarkan langsung keluhan serta harapan masyarakat ini digelar secara terpusat di Kecamatan Rongkong pada Selasa (28/03/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi penting yang mempertemukan para wakil rakyat dengan elemen pemerintahan tingkat kecamatan. Hadir dalam acara tersebut Camat Rongkong Charles, serta tiga anggota dewan yakni Topel, Asris Mursalim, dan Jalisman.
Selain unsur pimpinan daerah, acara ini juga dikawal oleh pihak TNI-Polri setempat serta dihadiri oleh seluruh kepala desa di wilayah Rongkong.
Sepanjang jalannya pertemuan, warga setempat tampak antusias menyampaikan berbagai poin krusial yang menyentuh aspek kehidupan sehari-hari.
Beberapa usulan utama yang muncul meliputi percepatan pembangunan infrastruktur jalan, perbaikan kualitas layanan publik, hingga dukungan nyata bagi penguatan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan di wilayah pegunungan tersebut.
Merespons berbagai masukan tersebut, Topel selaku salah satu anggota legislatif yang hadir menekankan bahwa turun ke lapangan adalah prioritas utama bagi setiap anggota dewan.
Menurutnya, pertemuan ini menjadi kesempatan emas untuk menyinkronkan data di atas kertas dengan realita yang dihadapi warga, sehingga permasalahan yang ada bisa diperjuangkan secara maksimal di tingkat kabupaten.
Pihak DPRD Luwu Utara menargetkan agar hasil dari serap aspirasi ini tidak sekadar menjadi catatan formal, melainkan masuk ke dalam skala prioritas program pembangunan daerah mendatang.
Lembaga legislatif berkomitmen untuk mengawasi setiap tahap usulan warga agar dapat diwujudkan sesuai dengan ketersediaan anggaran daerah.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab terbuka yang mempererat komunikasi antara masyarakat dan para pemegang kebijakan.
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, DPRD, dan warga, diharapkan pembangunan di wilayah Rongkong dapat berjalan lebih progresif demi meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat luas.






