LiteX.co.id, Palopo – Warga Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kamar indekos Pondok Eliot, Jalan Cengkeh, pada Kamis (07/05/2026) malam.
Korban yang diketahui berinisial AH (35) merupakan seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo. Ia ditemukan dalam keadaan tergantung di pintu kamar mandi indekos tersebut sekitar pukul 21.00 WITA.
Mendapat informasi tersebut, Perwira Pengawas (Pawas) Polres Palopo, Sididi Saad, bersama personel piket fungsi, Juan, dan Tim Inafis langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan saksi bernama Akhmarullah, yang juga rekan kerja korban di Lapas Kelas IIA Palopo, sekitar pukul 20.00 WITA dirinya mendapat kabar dari istri korban bahwa AH belum kunjung pulang ke rumah.
“Sekitar pukul 21.20 WITA, saksi mendapat informasi terkait keberadaan ponsel korban melalui hasil pelacakan yang mengarah ke lokasi kejadian,” ungkap pihak kepolisian berdasarkan keterangan saksi.
Selanjutnya, sekitar pukul 22.15 WITA, saksi mendatangi lokasi dan mendapati sepeda motor korban terparkir di area indekos.
Saksi kemudian berkoordinasi dengan pemilik indekos, Al Imran Djasnah, untuk melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV) serta membuka kamar yang diketahui disewa oleh rekan kerja korban bernama Nurul Wira.
Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan telah meninggal dunia dalam keadaan tergantung di pintu kamar mandi indekos lantai satu nomor 04.
Sementara itu, pemilik indekos, Al Imran Djasnah, menjelaskan bahwa kamar tersebut tidak dalam keadaan terkunci saat pengecekan dilakukan.
Dari hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Palopo, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Korban ditemukan mengenakan kaus berwarna biru dongker (navy) dan celana pendek biru, dengan leher terjerat tali yang terikat simpul hidup pada pintu kamar mandi.
Sekitar pukul 22.52 WITA, jenazah korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Sawerigading Palopo menggunakan ambulans guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Palopo, Marsuki, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Personel Polres Palopo bersama Tim Inafis telah mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan penemuan seorang pria dalam keadaan meninggal dunia di kamar indekos,” ujar Marsuki.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Namun demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian korban,” tutupnya.






