LiteX.co.id, Luwu – Anggota DPRD Kabupaten Luwu, Wahyu Napeng, menyoroti minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pertanian, khususnya petani sawah. Ia mempertanyakan kebijakan penganggaran pemerintah yang dinilai belum sebanding dengan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah.
Sorotan tersebut disampaikan Wahyu Napeng saat pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Kabupaten Luwu Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Aula Musyawarah DPRD Kabupaten Luwu, Kamis (13/8/2026).
Menurut Wahyu, sektor pertanian sawah memiliki peran besar dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Luwu. Namun, besarnya kontribusi tersebut dinilai belum diikuti dengan perhatian dan dukungan anggaran yang memadai dari pemerintah daerah.
Ia secara khusus menyoroti alokasi anggaran sekitar Rp500 juta untuk Dinas Pertanian Kabupaten Luwu.
“Dengan anggaran Rp500 juta itu, program apa yang bisa dilakukan Dinas Pertanian untuk petani? Dinas bisa bikin apa dengan anggaran begitu?” sorot Wahyu.
Ia menilai keterbatasan anggaran tersebut menunjukkan belum maksimalnya keberpihakan pemerintah terhadap petani, yang selama ini menjadi salah satu sektor penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Padahal, kata Wahyu, Kabupaten Luwu memiliki wilayah persawahan yang cukup luas dan masyarakat di berbagai daerah masih menggantungkan kehidupan mereka pada sektor pertanian.
“PAD tertinggi dari petani, khususnya petani sawah. Kenapa mereka tidak diprioritaskan?” tegasnya.
Wahyu berharap pembahasan anggaran tahun 2027 tidak semata-mata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi secara makro. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kebijakan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan, terutama para petani.
Ia mendorong agar pemerintah daerah memperkuat program pertanian melalui dukungan anggaran yang lebih proporsional, baik untuk peningkatan produksi, sarana dan prasarana pertanian, maupun program yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
“Jangan sampai sektor yang memberikan kontribusi besar justru mendapatkan perhatian yang minim. Petani harus menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan anggaran,” ujarnya.
Pembahasan KUA Kabupaten Luwu Tahun Anggaran 2027 tersebut dipimpin Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, didampingi Wakil Ketua DPRD Luwu, Andi Mammang.
Dari Pemerintah Kabupaten Luwu, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu yang mewakili pemerintah daerah.
Sejumlah anggota DPRD Luwu turut hadir dalam pembahasan tersebut, di antaranya Ketua Komisi I Basaruddin dari Partai NasDem, Andi Arfan Basmin dari PPP, Andi Admiral dari PDIP, Akbar Sunali dari PPP, Sul Arrahman dari Golkar, Desi Patantang dari NasDem, Irfan dari NasDem, Arifin dari PKB, serta Zeth Ida Parante dari Gerindra.






