Don't Show Again Yes, I would!

Polres Luwu Mengungkap 52 Kasus Narkoba, Periode Januari-Agustus

LiteX.co.id, LUWU – Polres Luwu telah berhasil mengungkap sebanyak 52 kasus narkoba sepanjang periode Januari hingga Agustus tahun ini. Data terbaru yang dirilis oleh Kasat Narkoba Polres Luwu, AKP Abdianto, mengungkapkan pihak kepolisian berhasil menyita sebanyak 41,2995 gram jenis shabu serta 6679 butir daftar G dalam operasi-operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan.

Menurut Abdianto, meskipun jumlah kasus narkoba di Kabupaten Luwu cukup tinggi, namun wilayah ini belum termasuk dalam kategori zona merah narkoba jika dibandingkan dengan daerah lain. “Kabupaten Luwu bukanlah zona merah narkoba, namun kasus narkoba di sini memang cukup tinggi,” ungkapnya.

Tahun sebelumnya, pada periode yang sama, Polres Luwu hanya berhasil mengungkap sekitar 30 kasus narkoba. Namun, tahun ini angka tersebut meningkat signifikan menjadi 52 kasus. Pertanyaan pun muncul mengenai apakah peningkatan ini merupakan keberhasilan Polres Luwu ataukah memang terjadi peningkatan jumlah pengguna narkoba di wilayah tersebut.

Pelaku narkoba tidak terbatas pada gender tertentu. Meskipun terdapat pelaku wanita, namun mayoritas adalah kaum pria.

Lebih lanjut, sebagian besar pelaku merupakan kurir, lebih banyak daripada pengguna atau bandar. Para pelaku ini seringkali terjebak oleh pengaruh lingkungan dan faktor ekonomi sehingga nekad berurusan dengan barang haram tersebut.

Rencananya dalam waktu dekat ini, pihak Polres Luwu berencana membentuk Lomba Kampung Tangguh Narkoba. Inisiatif ini akan membantu masyarakat dalam memahami bahaya narkoba dan menyebarkan kesadaran tentang risiko yang dihadapi. Abdianto menyatakan, “Di Kampung Tangguh Narkoba nanti, ada dukungan dari mabes untuk memberikan arahan dan dukungan terkait hal ini.” Diharapkan upaya ini dapat membantu melindungi masyarakat dari ancaman narkoba di wilayah Kabupaten Luwu. (kartini)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *