Don't Show Again Yes, I would!

Video Lama Kades Rante Balla Non Aktif Diviralkan, Diduga untuk Menyudutkan

LiteX.co.id, Luwu – Sebuah video lama yang menampilkan pernyataan Kepala Desa (Kades) Rante Balla non aktif, Etik Polobuntu, kembali beredar luas di media sosial dan memicu perdebatan publik.

Dalam video tersebut, Etik terlihat berbicara di hadapan anggota DPRD Luwu dengan nada tegas, dan pada caption video menyatakan akan “membombardir” dan mengungkap dugaan praktik mafia di PT Masmindo Dwi Area (MDA) saat persidangan.

Video yang kembali viral itu diberi caption provokatif oleh sejumlah akun, seolah-olah Etik saat ini tengah melancarkan perlawanan di tengah kasus hukum yang membelitnya.

Padahal, menurut keterangan warga, rekaman tersebut merupakan dokumentasi lama yang sengaja diputar ulang oleh pihak-pihak tertentu untuk menimbulkan kegaduhan.

“Video itu bukan kejadian sekarang. Saat ini Bu Etik sedang dalam perawatan medis dan fokus menghadapi kasus uang dituduhkan. Tidak mungkin beliau membuat pernyataan seperti itu dalam kondisi sekarang,” ujar seorang warga Rante Balla yang enggan disebutkan namanya, Selasa (12/8).

Warga tersebut juga menilai penyebaran ulang video tersebut justru semakin menyudutkan Etik, terlebih setelah banyak warganet memberikan komentar bernada negatif.

Ia berharap pihak-pihak yang mengunggah dan membagikan video itu menghentikan aksinya.

“Sudah tidak relevan. Lebih baik video itu dihapus saja agar tidak memicu fitnah dan salah paham,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Etik Polobuntu maupun PT Masmindo Dwi Area terkait viralnya video tersebut.

Namun, dugaan bahwa rekaman lama ini sengaja dimunculkan kembali dengan tujuan tertentu menjadi sorotan di tengah dinamika kasus yang sedang berjalan. (redaksi)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *