LiteX.co.id, LUWU– Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi (IMWAL) rencananya hari ini akan menggelar aksi demonstrasi di depan atribun Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/11).
Pada surat pemberitahuan aksi ke Polsek Walenrang yang menjadi jendral lapangan bernama Rifaldo, ikut bertanda tangan sebagai wakil jendral lapangan pada surat bernama Wildan.
Dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muhammad Saleh, membenarkan rencana aksi itu, “ini kami lagi menuju Walmas mba, ” via telpon.
Aksi itu dilakukan dalam rangka memperingati sembilan tahun tragedi Walmas berdarah atau aksi unjuk rasa memperjuangkan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah pada November tahun 2013 lalu.

Perjuangan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah, terus digaungkan oleh masyarakat Walenrang-Lamasi yang ingin memisahkan diri dari kabupaten induknya. Sejak 2005 silam hingga saat ini perjuangan mengalami pasang surut.
Puncaknya pada 12 November 2013 silam. Ketika itu, ribuan warga bersama mahasiswa menggelar aksi di poros Trans Sulawesi selama beberapa hari. Jalanan diblokade. Mobil dilarang melintas dan menyebabkan kemacetan hingga puluhan kilo. Aparat terpaksa bertindak refresif dengan menembaki pengunjuk rasa. Satu warga bernama Candra, meregang nyawa setelah ditembus peluru aparat.
Tidak hanya itu, sedikitnya 13 orang mahasiswa bersama warga sempat dijatuhi hukuman dan meringkuk di penjara. Dari 13 orang tersebut ada tiga orang diantaranya yang dituduh sebagai dalang aksi. Ketiganya adalah Bayu Purnomo, Sul Simballu dan Khalil Gibran. Mereka merupakan aktivis mahasiswa dan putra asli Walmas.(kartini)






