LiteX.co.id, LUWU – Tidak butuh waktu lama untuk menangkap Haekal (32) pelaku pembunuh bapak kandungnya sendiri bernama yang terjadi di Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan.
Ia ditangkap di rumah keluarganya di lingkungan Barana Pance Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulsel. Sekitar pukul 19.00 wita tadi.
Saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dengan cara memberontak. Namun akhirnya berhasil diamankan oleh petugas Resmob Polres Luwu. “Iyya benar sudah ditangkap dan benar sempat memberontak, ” ujar salah satu tim resmob yang dihubungi redaksi LiteX.co.id
Haikal pelaku pembunuhan bapak kandungnya ini ternyata seorang mantan narapidana karena kasus narkoba, belum lama ini ia bebas dari lapas.
Sebelumnya telah diberitakan, seorang pria berprofesi sebagai buruh bangunan bernama Haikal (32) warga Dusun Kaluku Mariri Desa Bunga Eja Kecamatan Kamanre Kabupaten Luwu yang tegah membunuh bapak kandungnya menggunakan senjata tajam, Minggu (13/11)sekitar pukul 12.30 Wita.
Korban bernama Amaluddin alias bapak Haikal (50) yang berprofesi sebagai petani. Menurut seorang saksi bernama Suparno (55) yang juga seorang buruh bangunan, mengatakan awalnya saksi melihat pelaku dan dan korban cekcok. Beberapa sesaat kemudian terlihat pelaku posisi memeluk korban di depan pustu tempat kejadian perkara. Suparno lalu berlari mendatangi keduanya ternyata tangan dan paha pelaku sudah bersimbah darah.
” Saya melihat korban terluka pada bagian dada sebelah kiri serta sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri saya dengan pelaku segera meminta bantuan warga sekitar lalu membawa korban ke rumah sakit Batara Guru Belopa untuk mendapatkan perawatan, “ujarnya.
Setelah tiba di RSUD Batara Guru, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit
Diduga pelaku menikam dada sebelah kiri korban yan menggunakan benda tajam sehingga korban meninggal dunia di TKP
Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muhammad Saleh mengatakan sementara ini pelaku dalam pengejaran polisi, “kami masih di lapangan benar ada anak kandung bunuh bapaknya, ” ujarnya. (kartini)






