Don't Show Again Yes, I would!

Diduga Curang, Pangkalan Gas Elpiji Hj. Nurhani Segera Diperiksa Dinas Perdagangan

LiteX.co.id, BELOPA – Aksi curang diduga telah terjadi di pangkalan gas elpiji milik Hj. Nurhani, yang membuat Dinas Perdagangan berencana segera turun tangan untuk melakukan pengawasan. Pangkalan gas tersebut terletak di Dusun Ulo-ulo Desa Belopa Kecamatan Belopa.

Kondisi ini dilaporkan oleh warga Dusun Ulo-ulo yang mulai geram melihat dugaan kecurangan di pangkalan tersebut.

Pangkalan gas elpiji 3 kilogram seharusnya dijual kepada warga dengan harga eceran tertinggi, yaitu 19 ribu atau 20 ribu sesuai zonasi. Namun, laporan dari seorang warga menyebutkan bahwa harga gas tersebut dijual dengan harga 40 ribu, diduga melalui taktik yang curang. Gas elpiji diangkut ke rumahnya dan rumah saudaranya, kemudian dijual eceran hingga 40 ribu.

Pelaku juga menggunakan alasan tertentu untuk menolak penjualan pada warga, seperti menyebutkan persediaan habis di pangkalan padahal masih tersedia di rumahnya. Warga di Dusun Ulo-ulo yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan hal ini.

Dalam informasi yang didapatkan oleh media ini, gas elpiji yang rencananya akan kembali dicurangi dijual habis kepada warga, seiring dengan adanya kabar Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu akan melakukan pemeriksaan. Kepala Dinas Perdagangan, Rahman Mandarin, menyatakan niatnya untuk turun langsung dan menginterogasi warga serta memeriksa pangkalan tersebut. ,”kita segera turun periksa, “ungkap mantan Camat Ponrang ini via telpon, hari ini.

Ironisnya, di tengah kelangkaan gas elpiji, pangkalan tersebut justru memanfaatkannya untuk meraih keuntungan sebanyak-banyaknya, dengan diduga melanggar aturan pemerintah.

Saat ini, pihak pangkalan belum berhasil dikonfirmasi mengenai hal ini. (kartini)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *