LiteX.co.id, Luwu – BPJS Ketenagakerjaan Kota Palopo, di bawah kepemimpinan Mu’Minati, menggelar sosialisasi khusus bagi pekerja informal di warkop WTL Belopa. Acara ini berlangsung dengan semangat memperluas pemahaman masyarakat terkait manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja nonformal. Sabtu (18/01).
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Forhati Kabupaten Luwu dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Palopo, difasilitasi oleh Andi Sri Rahayu, Ketua Forhati Luwu yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina UMKM TKM Ushuwatun Khasanah sekaligus pemilik WTL sebagai tuan rumah acara.
Dalam sesi penyampaian materi, Vita, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan dari wilayah Belopa, memaparkan berbagai program unggulan yang meliputi perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja serta tabungan masa tua yang memberikan kepastian manfaat bagi peserta.
BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan atas risiko kerja, tetapi juga menawarkan jaminan hari tua dan program pensiun dan tabungan jangka panjang.
Pada sesi tanya jawab, Mu’Minati, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Palopo, menjawab berbagai pertanyaan peserta dengan jelas dan tegas. Ia menekankan bahwa BPJS Ketenagakerjaan bukanlah badan usaha milik daerah (BUMD) maupun badan usaha milik negara (BUMN), melainkan lembaga yang fokus pada pemberian manfaat pasti bagi para pesertanya tanpa mengejar keuntungan.
Ia mengimbau seluruh pekerja, baik formal maupun informal, untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini bukan sekadar pilihan, tetapi langkah penting untuk memastikan perlindungan diri dan kesejahteraan di masa depan.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja informal di Belopa akan pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan jangka panjang yang terjamin. (Kartini echa)






