LiteX.co.id, Luwu – Sejumlah sopir truk mengeluhkan aksi pemalakan yang semakin sering terjadi di wilayah Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu.
Kejadian ini umumnya berlangsung saat malam hari, khususnya di sekitar Desa Komba Selatan yang terletak di jalan poros Makassar-Palopo.
Curhatan para sopir bahkan ramai diperbincangkan di sejumlah grup WhatsApp.
Sebuah rekaman suara dari salah satu sopir memperdengarkan pengalamannya saat hampir menjadi korban.
Ia menyebut sempat dikejar dan dilempari batu oleh pelaku saat melintas sendirian.
“Berhati-hatilah kalau lewat daerah itu, apalagi kalau sendiri. Saya baru saja dikejar dan mobil saya dilempar batu sebelum jembatan timbang Larompong,” ungkapnya dalam rekaman.
Kapolsek Larompong, Iptu Ibrahim, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan empat remaja yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
“Keempat remaja itu kini berada dalam pengawasan kami. Mereka kami lakukan pembinaan selama tiga hari. Pada Senin (19/5/2025), kami memanggil orang tua masing-masing dan membuat surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya pada Selasa (20/5/2025).
Dari para pelaku, diketahui salah satunya masih duduk di bangku SMA. Selain itu, polisi juga menahan satu unit sepeda motor milik salah satu remaja karena tidak dilengkapi dokumen resmi.
Kapolsek menambahkan bahwa motif para pelaku lebih mengarah pada perilaku menyimpang remaja yang saling mempengaruhi satu sama lain.
“Diduga karena pengaruh kenakalan remaja. Mereka saling mengajak, bahkan ada yang berdalih melampiaskan kekesalan karena nyaris tertabrak,” tutur Ibrahim.






