Don't Show Again Yes, I would!

Dalam Suasana Khidmat, Kreativitas Bunga Male Warnai Peringatan Maulid Nabi di STIKES Datu Kamanre

LiteX.co.id, Luwu – Beragam kreasi bunga male dari mahasiswa turut mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di STIKES Datu Kamanre, Sabtu (19/9). Mengusung kreativitas dan makna spiritual, setiap kelompok mahasiswa menampilkan bunga male dengan konsep yang berbeda-beda.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran berbagai kreasi bunga male tidak hanya menambah kemeriahan kegiatan, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menuangkan kreativitas sekaligus memaknai nilai-nilai keagamaan.

Salah satu kreasi yang menarik perhatian adalah bunga male dari kelompok Al Hidayah yang berhasil meraih juara pertama. Kelompok tersebut mengangkat tema kehidupan di Tanah Arab melalui ornamen pohon kurma yang sedang berbuah, lengkap dengan buah kurma yang dibuat menggunakan telur dan pewarna alami.

Buah kurma tersebut dibuat dalam dua tampilan, yakni buah yang telah matang dan buah yang masih muda. Sementara bagian daun pohon kurma dibuat dari kertas dengan sentuhan kreativitas sehingga menghasilkan tampilan yang unik.

Tidak hanya pohon kurma, kreasi tersebut juga dilengkapi dengan miniatur unta dan Ka’bah. Menurut kelompok mahasiswa, berbagai ornamen tersebut memiliki makna yang menggambarkan Tanah Arab sebagai tempat kelahiran Rasulullah Muhammad SAW sekaligus tempat beliau berjuang menyebarkan ajaran Islam.

Kreasi unik lainnya juga ditampilkan kelompok mahasiswa dengan menghadirkan miniatur Ka’bah yang dipadukan dengan ornamen menyerupai tanaman padi. Hiasan tersebut memiliki makna tersendiri, yakni menggambarkan kondisi masyarakat Luwu yang tengah memasuki musim panen padi.

Sementara itu, kelompok Al Falaq menghadirkan bunga male dengan dominasi warna pink dan putih. Perpaduan kedua warna tersebut dimaknai sebagai simbol kesucian dan keceriaan.

Secara umum, setiap bunga male yang ditampilkan mahasiswa memiliki unsur telur yang dimaknai sebagai simbol kebersamaan. Kreativitas tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung nilai edukasi dan spiritual.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi civitas akademika dan mahasiswa STIKES Datu Kamanre untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Penampilan kelompok shalawat dari mahasiswa menambah hidkmat suasana maulid.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengangkat tema “Meneladani Rasulullah SAW, Bersatu dalam Keagamaan, Tumbuh dalam Keilmuan, Mengabdi dalam Kebersamaan.”

Mahasiswa bersama civitas akademika mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang dikemas untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat silaturahmi di lingkungan kampus.

Ketua STIKES Datu Kamanre, Dr. Andi Zullylat Tazlilah Basmin, SH., MH., C.QAP., CLA., mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diharapkan menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memahami dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan.

«“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi kita semua, khususnya mahasiswa, untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah. Ilmu yang kita miliki harus berjalan beriringan dengan iman, akhlak, kepedulian, dan kemauan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Andi Zullylat.»

Ia menambahkan, pendidikan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter dan kepribadian yang baik.

«“Kami berharap mahasiswa STIKES Datu Kamanre tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tumbuhkan dalam kehidupan kampus,” katanya.»

Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga sangat relevan dengan proses pendidikan calon tenaga kesehatan yang kelak akan berhadapan langsung dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, STIKES Datu Kamanre berharap semangat kebersamaan, keimanan, dan kepedulian sosial semakin kuat di lingkungan kampus.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini sekaligus menjadi bagian dari upaya STIKES Datu Kamanre dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan tagline STIKES Datu Kamanre, “Saatnya Unggul, Saatnya Berdampak.” (echa)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *