Don't Show Again Yes, I would!

Pembunuh Feni Ere Jatuh Cinta pada Korban, Perkosa Saat Pingsan Sebelum Dibunuh

LiteX.co.id, Palopo – Kasus pembunuhan Feni Ere akhirnya menemui titik terang setelah Polres Palopo memeriksa saksi ke-20 dari total 25 saksi yang diperiksa.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ahmad Sayyed, mengungkapkan bahwa pelaku memiliki perasaan terhadap korban, namun cintanya bertepuk sebelah tangan.

Diduga, pelaku memperkosa korban saat tak sadarkan diri sebelum menghabisi nyawanya.

“Penyelidikan mengerucut setelah pemeriksaan saksi ke-20. Dari sana, kami menemukan fakta baru yang mengarah pada pelaku,” ujar AKP Ahmad Sayyed kepada wartawan.

Pelaku, yang diketahui berinisial AY alias Amma, diduga telah lama menyukai korban sejak mengerjakan kanopi di rumahnya.

Namun, cintanya yang tak terbalas mendorongnya melakukan aksi keji. Dalam kondisi mabuk, pelaku masuk ke rumah korban melalui bagian belakang, kemudian menyerangnya dengan cara membenturkan kepalanya di tembok hingga pingsan sebelum memperkosanya. Setelah itu, ia menghabisi nyawa korban lalu membuangnya.

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku membawa jenazah menggunakan mobil korban dengan nomor polisi DD 88 XX ke lokasi tempat ditemukannya tengkorak korban untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian membawa mobil tersebut ke Makassar.

“Saat melakukan aksinya, pelaku melihat kunci mobil korban dan memanfaatkannya,” ujar Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin.

Lalu barang-barang korban seperti koper dan handphone masih dalam penguasaan pelaku, dalam kondisi dinon aktifkan. Semuanya Saat ini disita Polres Palopo sebagai barang bukti.

Dalam konferensi pers di Polres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin menyebut pelaku masuk kategori psikopat karena merencanakan kejahatannya dengan sangat matang.

Orang tua korban didampingi kuasa hukumnya, berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal yakni hukuman mati.

“kami berharap dikenakan hukuman mati,”ujar Abyar. (echa)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *