LiteX.co.id, LUWU – Jangan terbiasa hanya karena soal suka dan tidak suka, tapi harus melihat rasional siapapun yang punya potensi untuk diperjuangkan, prinsip Pemuda Pancasila kader wajib dukung kader, hal ini ditegaskan Andi Muhammad Arfan Basmin pada sambutannya setelah sah menjadi Ketua BKD-PP Sulsel.
Arfan Basmin dilantik oleh Ketua MPW PP Sulsel, Diza Rasyid Ali ditandai dengan penyerahan petaka. Minggu, (25/12) sore. Di Hotel Taslilah Buntu Matabing, Laromopong Selatan, Kabupaten Luwu.
Mantan Ketua Apdesi Luwu ini juga menekankan sejumlah poin yang patut diperhatikan sebagai kader organisasi Pemuda Pancasila.
“Namanya Pemuda Pancasila harus punya 3 hal yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan, yang pertama, kader PP wajib memiliki semangat gotong royong, kemudian memiliki rasa solidaritas yang tinggi, dan juga sikap militansi,” ungkapnya.
Ia kemudian memperkenalkan dua figur kader PP yang dapat dicontoh. Kader tersebut datang dari kalangan Srikandi PP. Mereka yakni ketua MPW PP Sulsel, Diza Rasyid Ali dan Pembina DPC Srikandi PP Kabupaten Luwu, DR. Hayarna Hakim.
Diketahui Hayarna Hakim selain punya potensi untuk memajukan tanah Luwu ia juga punya pengalaman yang sudah matang saat menduduki Ketua DPRD Luwu.
Bukan tanpa alasan mendukung DR. Hayarna untuk maju ke Senayan, meski di usia yang tak lagi muda namun inovasi yang terus dilakukan oleh Ketua PKK Luwu itu , salah satu contoh dari sekian banyak hal yang telah dilakukan, seperti mencetuskan tanaman jangka pendek sebanyak satu juta bedeng, 207 desa dan pada 22 puskesmas dan kecamatan , 22 kelurahan dan , ” beliau mencetuskan tanam serentak satu juta bedeng ini dilakukan sebelum masuk COVID-19 ke Indonesia beliau peduli soal ketahanan pangan, saat itu saya masih Kepala Desa Senga Selatan, “ungkap Anggota DPRD Luwu ini.
Dua kader PP ini yang bisa menjadi contoh. Sudah melakukan kegiatan tanpa harus diketahui orang. Yang pertama Ketua MPW PP Sulsel dan kedua pembina Srikandi Luwu.
Arfan dilantik berdasarkan SK MPW PP Sulsel yang dibacakan sekertaris MPW Sulsel, Tri Sulkarnain Ahmad, menyatakan Andi Muhammad Arfan Basmin sebagai Ketua, Andi Mappakaya Amir sebagai sekertaris, dan Ummi Kalsum sebagai bendahara untuk masa bakti 2022 hingga 2027.
Dalam struktur pengurusan BKD-PP Sulsel yang baru terbentuk saat ini dilengkapi para kepala desa dari seluruh kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan.
Selain itu, sejumlah ketua organisasi profesi kepala desa lainnya, turut bergabung dalam BKD-PP Sulsel. Pasalnya, BKD-PP Suls menjadi batang tubuh profesi kepala desa di Sulsel.
Sementara Ketua MPW PP Suslel, Diza Rasyid Ali, menekankan kepada seluruh kader yang baru dilantik untuk lebih aktif dalam berorganisasi, dan tidak hanya menjadikan organisasi PP sebagai simbol belaka.
“Jangan mau dilantik, setelah itu tidak bisa berbuat apa-apa. Mau minta jadi ketua tapi tdak bisa jadi apa-apa. Karena PP paling pamali dilantik tidak berbuat apa-apa. Tidaka ada satu badan di PP yang tidak bergerak. Jaga luwu ini, saya ingin memperhatikan daerah, yang memperhatikan organisasi. Itu yang mendorong sayang Saya wajib datang ke Luwu karena Luwu ini besar,” kata Diza.
Kemudian dengan tegas Diza mengatakan jika Pemuda Pancasila adalah organisasi yang berbasis massa, yang tertib dengan satu komando.
“Apa yang disampaikan ketua BKD-PP Suslel dan ketua MPC Kabupaten Luwu yang satu komando adalah benar. PP adalah organisasi berbasis massa, suka atau tidak suka. Wajib satu komando. Tahun depan perjuangkan kader PP. Tidaka da kata lain. Tidak ada ampun lagi,” tegasnya.
Untuk diketahui, selain pelantikan Arfan Basmin, ikut dilantik Kepala Desa Lengkong Desi Patantang selaku Ketua BKD-PP Luwu. Dan Ketua Srikandi Sulsel Erni Suarni yang juga Sekretaris Desa Senga Selatan.

Pelantikan dihibur dengan rangkaian tarian tradisional serta mappadendang yang diwarnai saweran oleh para pejabat yang hadir.

rangkaian kegiatan pelantikan BKD-PP Sulsel digelar sejak 24 Desember kemarin. Mulai melajukam sunnatan massal, donor darah, final song antar kecamatan, hingga pelantikan pengurus Srikandi DPC Luwu, Pengurus PAC, dan pelantikan BKD-PP tingkat DPC. (kartini)






