Don't Show Again Yes, I would!

APBD Perubahan Dibahas, Wahyu Napeng Ingatkan Tak Ada Anggaran “Siluman” di Luar Rp79 Miliar

Anggota Banggar DPRD Luwu, Wahyu Napeng, mewanti-wanti agar tidak ada anggaran siluman dalam pembahasan APBD Perubahan senilai Rp79 miliar.

LiteX.co.id, Luwu – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Luwu, Wahyu Napeng, mengingatkan agar tidak ada lagi anggaran “siluman ” yang tiba-tiba muncul setelah anggaran perubahan selesai dibahas yakni sejumlah 79 Milyar lebih.

Peringatan tersebut disampaikan legislator PDIP ini dalam pembahasan anggaran perubahan oleh Badan Anggaran DPRD Luwu bersama organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Luwu, Selasa (29/9/2026), di ruang musyawarah DPRD Luwu, Sulawesi Selatan.

Legislator PDI Perjuangan tersebut menegaskan, setiap anggaran yang telah dibahas dan disepakati harus menjadi komitmen bersama.

Jika di kemudian hari terdapat perubahan atau penambahan anggaran, hal tersebut harus disampaikan secara terbuka kepada Badan Anggaran DPRD Luwu.

“Jangan ada lagi ada perubahan selain yang kita bahas. Kalau kemudian ada perubahan, wajib disampaikan ke Badan Anggaran,” tegas Wahyu.

Mantan Legislator Nasdem tersebut, juga menyoroti waktu pembahasan anggaran perubahan yang dinilai sangat terbatas.

Pembahasan ditargetkan hanya berlangsung selama dua hari sehingga membutuhkan ketepatan waktu dari seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengingatkan agar persoalan keterlambatan penyerahan dokumen anggaran tidak kembali terjadi sehingga pembahasan menjadi terburu-buru.

“Jangan gunakan lagu lama, yang lambat menyerahkan kita terdesak waktu. Sekarang mau menyalahkan siapa, sebenarnya biar 4 hari ini dibahas tidak ada masalah,” ujarnya.

Wahyu yang dikenal luas dengan tagline “Petani Memanggil” ini yang juga mantan Legislator PAN, mengatakan berdasarkan penyampaian Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), total anggaran perubahan yang akan dibahas mencapai sekitar Rp79 miliar.

Ia meminta angka tersebut menjadi dasar pembahasan dan tidak mengalami perubahan tanpa melalui mekanisme yang diketahui serta disepakati bersama oleh Banggar DPRD.

“Yang disampaikan BKAD sekitar Rp79 miliar. Yang sudah disepakati ini harus benar-benar menjadi komitmen. Jangan sampai nanti muncul anggaran dan program lain yang tidak pernah dibahas,” katanya.

Pembahasan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, didampingi Wakil Ketua DPRD Luwu Andi Mammang.

Rapat juga dihadiri anggota Badan Anggaran DPRD Luwu serta sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu.

Banggar DPRD Luwu bersama OPD kemudian melakukan pembahasan terhadap anggaran masing-masing perangkat daerah sebagai bagian dari proses pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Luwu.

Wahyu menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi selama proses pembahasan agar setiap perubahan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kalau ada apa-apanya dikemudian hari termasuk sorotan masyarakat karena adanya program yang dinilai tidak berkualitas atau permasalahan lain yang muncul saya tidak mau ikut menanggung akibatnya,” tegas Ketua Komisi II DPRD Luwu tersebut. (redaksi)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *