LiteX.co.id, LUWU — Apa yang dilakukan Site Manager, Zulkarnaen adalah tindakan mempertahankan hak perusahaan, hal ini dikatakan Pemilik Perusahaan PT. BMS yang juga merupakan Mantan Wakil Presiden RI ke 10, M. Jusuf Kalla (JK), saat ditemui perwakilan Aliansi Masyarakat Kecamatan Bua, di area perusahaan, Jumat (15/09).
Menerima kedatangan lima perwakilan yang menamakan dirinya Aliansi Masyarakat, JK, menyampaikan kepada kelimanya, “kalau pandangan dari sisi kami, pak zul bukan arogan tapi tegas demi mempertahankan hak perusahaan, ” ungkapnya.
Kepada wartawan, JK menjelaskan, lahan sengketa yang ada diberita itu memang milik perusahaan yang sudah dibeli dari pemiliknya, lahan tersebut saat ini sudah mau digunakan sejalan dengan perkembangan pembangunan perusahaan, “dulu lahan tersebut dianggap terbengkalai karena belum dipakai sekarang perusahaan sudah mau pakai, ” ungkap JK.
Diketahui kedatangan JK untuk memantau progres PT BMS, disambut dengan aksi damai oleh Aliansi Masyarakat Kecamatan Bua, lima perwakilan mereka berhasil menemui JK. Dipimipin Jendral Lapangan Muhar dan Wajendlap Juan Tiranda.
Mereka menuntut agar Site Manager PT. BMS Zulkarnaen dicopot dari jabatannya, karena dinilai arogan dan melanggar adat masyarakat Kabupaten Luwu. Namun JK justru menganggapnya bukan arogan tapi sebagai ketegasan.
Setelah bertemu JK yang menjadi mediator, akhirnya kedua bela pihak, perwakilan antara aliansi masyarakat dan pihak zulkarnain terjadi perdamaian dan saling mememaafkan.
Untuk diketahui, sebelumnya terjadi saling klaim lahan antara pihak BMS dan Warga yang diwakili oleh mahasiswa, lahan persawahan yang luasnya sekitar 7 hektar. Zulkarnain yang hendak menimbun sawah berisi tanaman padi itu dihalaui mahasiswa. Keadaan pun nyaris bentrok beruntung di lokasi sejumlah petugas keamanan mampu mengamankan situasi. Hingga akhirnya pihak BMS memberikan kesempatan kepada empat warga yang mengklaim sampai panen padi dan membuktikan kepemilikan lahannya. Ditandai surat permohonan dari warga ke BMS. (kartini)






