LiteX.co.id, Luwu – Kemeriahan dan antusiasme warga tampak memuncak mengiringi penutupan ajang bergengsi Open Turnamen Bola Voli Larandu Cup di Desa Murante, Kecamatan Suli.
Puncak perhelatan olahraga yang sukses menyedot perhatian ratusan penonton ini resmi ditutup pada Rabu (01/07/2026).
Eksistensi kejuaraan ini kembali membuktikan kedudukannya sebagai salah satu kompetisi bola voli tertua sekaligus paling bergengsi di wilayah Kabupaten Luwu, mengingat akar sejarahnya yang telah konsisten dijaga sejak tahun 1988 silam.
Momen penutupan tersebut terasa istimewa dengan kehadiran pucuk pimpinan daerah, yakni Bupati Luwu, Patahudding.
Turut mendampinginya adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding, dan Ketua Bidang I TP PKK Luwu, Nila Sari Devi.
Deretan tamu undangan lain yang juga meramaikan kursi VIP di antaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Direktur RSUD Batara Guru Daud, Plt. Kepala Dinas Kominfo Imran, Camat Suli Amnur, dan Kepala Desa Murante.
Tak ketinggalan, para tokoh adat, tokoh agama, figur masyarakat setempat, serta ratusan warga terlihat memadati tepian arena pertandingan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia mengungkapkan bahwa napas panjang perjalanan turnamen Larandu Cup selama puluhan tahun ini sangat bergantung pada kuatnya ikatan gotong royong warga desa.
Kekompakan lintas generasi menjadi modal utama penyelenggaraan dari masa ke masa.
“Larandu Cup adalah kebanggaan kami. Turnamen ini bisa terus berjalan berkat dukungan seluruh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Seluruh anggaran pelaksanaan berasal dari swadaya dan sumbangsih keluarga petani di Dusun Larandu,” ungkap Ketua Panitia dengan nada penuh kebanggaan.
Merespons pencapaian luar biasa dari masyarakat tersebut, Bupati Patahudding memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap panitia pelaksana, aparat keamanan yang berjaga, pemerintah desa, hingga seluruh elemen masyarakat Desa Murante yang berhasil menyuguhkan kompetisi olahraga yang aman, tertib, dan meriah.
Ia menilai pelestarian tradisi kompetisi ini mencerminkan tingginya nilai kebersamaan yang mengakar di Luwu.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Luwu selalu menjunjung tinggi budaya, etika, dan kebersamaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Murante, panitia pelaksana, serta para pemuda yang telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya sehingga kegiatan ini berjalan dengan sukses,” tutur Patahudding dalam pidatonya.
Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap kecintaan masyarakat pada olahraga ini, Patahudding melontarkan sebuah kejutan manis.
Ia langsung menginstruksikan Camat Suli untuk bergegas memetakan lahan kosong yang nantinya akan disulap menjadi fasilitas olahraga permanen.
Pernyataan ini seketika memantik gemuruh tepuk tangan dari ratusan warga yang hadir.
“Saya minta Pak Camat segera mencari lahan yang layak. Insyaallah pembangunan lapangan voli permanen akan kita masukkan dalam anggaran Tahun 2027 agar masyarakat Larandu memiliki fasilitas olahraga yang representatif,” tegas sang bupati memberikan janjinya di hadapan publik.






