Don't Show Again Yes, I would!

Puluhan Pelajar dari 22 Sekolah Ikuti Pelatihan Paskibraka Luwu

Sebanyak 74 pelajar terpilih mengikuti pemusatan latihan Paskibraka Kabupaten Luwu untuk HUT ke-81 RI. Simak persiapan pembentukan karakter generasi muda Luwu di sini.

LiteX.co.id, Luwu – Sebanyak 74 pelajar terpilih mulai menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Luwu tahun 2026.

Program pembinaan intensif tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi di Ruang Pola Andi Kambo, Kantor Bupati Luwu, pada Senin (03/08/2026).

Para peserta nantinya dipersiapkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Luwu.

Mereka berasal dari 22 SMA, SMK, dan madrasah aliyah yang tersebar di Kabupaten Luwu.

Selain peserta tingkat kabupaten, dua pelajar terbaik juga berhasil lolos mewakili Luwu dalam program Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri perwakilan Dandim 1403/Palopo, Kepala UPT Wilayah XI Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Luwu Enrika, pelatih, pembina, panitia, serta seluruh calon Paskibraka.

Enrika mengatakan para peserta merupakan putra-putri terbaik yang terpilih melalui proses seleksi secara objektif, transparan, dan kompetitif.

Selama mengikuti pemusatan latihan, peserta diminta menyerap seluruh materi sebagai bekal menjalankan tugas sekaligus membangun kepribadian yang disiplin dan bertanggung jawab.

Dikutip dari Media Center Pemerintah Kabupaten Luwu, Enrika mengingatkan peserta agar bersungguh-sungguh menjalani setiap tahapan pembinaan.

“Anak-anakku yang terpilih adalah peserta terbaik. Ikutilah seluruh rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh, perhatikan setiap pelajaran yang diberikan, serta tanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, dan semangat pengabdian,” kata Enrika.

Pembinaan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris dan pelaksanaan upacara.

Kondisi mental dan fisik peserta juga diperkuat agar mereka mampu menjalankan tugas secara maksimal.

Dalam sambutan Bupati Luwu yang dibacakan Muh. Rudi, Program Paskibraka disebut sebagai bagian dari pembinaan generasi muda sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022.

Program itu tidak hanya bertujuan menyiapkan pasukan pengibar bendera, tetapi juga membentuk anak muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, memiliki kemampuan memimpin, dan berkarakter Pancasila.

Menurut Muh. Rudi, terpilih sebagai calon Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

Para peserta diharapkan menjadi teladan bagi pelajar lainnya dalam hal kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, tanggung jawab, dan kecintaan kepada Indonesia.

“Pemusatan pendidikan dan pelatihan ini merupakan proses pembentukan karakter. Di sinilah para peserta akan ditempa secara fisik, mental, intelektual, dan spiritual agar menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat,” ujarnya.

Muh. Rudi meminta seluruh peserta mengikuti tata tertib dan arahan pelatih selama menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan.

Kesehatan juga harus dijaga karena peserta akan mengikuti latihan fisik dan pembinaan secara intensif hingga mendekati pelaksanaan upacara kemerdekaan.

Selain itu, calon Paskibraka diminta menghormati pelatih dan pembina serta menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan Kabupaten Luwu.

Pemkab Luwu turut menyampaikan apresiasi kepada pelatih, pembina, tenaga medis, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.

Dedikasi tim pelatih dan pembina dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pasukan yang mampu menjalankan tugas dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

Pemerintah Kabupaten Luwu menyatakan akan terus mendukung program pembinaan generasi muda sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia untuk masa depan daerah.

Muh. Rudi berharap pengalaman selama menjadi calon Paskibraka tidak hanya bermanfaat saat bertugas pada upacara kemerdekaan, tetapi juga menjadi bekal dalam pendidikan dan kehidupan peserta.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan Kabupaten Luwu adalah membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” kata Muh. Rudi.

Ia berharap dari program tersebut lahir generasi muda yang kelak mampu menjadi pemimpin dan berkontribusi membawa Kabupaten Luwu semakin maju, berdaya saing, dan bermartabat.

Pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka dijadwalkan berlangsung hingga menjelang upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *