LiteX.co.id, Luwu – Pentingnya perlindungan melalui asuransi menjadi salah satu materi yang disampaikan Branch Manager Sinarmas, Edwin Lumban Gaol, kepada ratusan mahasiswa baru Datu Kamanre dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis (13/8).
Di hadapan ratusan mahasiswa yang tengah mengikuti rangkaian pengenalan lingkungan kampus tersebut, Edwin menjelaskan manfaat asuransi sekaligus memberikan pemahaman mengenai mekanisme pengajuan klaim yang dapat dilakukan oleh pemegang polis.
Menurut Edwin, asuransi tidak hanya penting bagi kalangan pekerja atau masyarakat yang telah berkeluarga, tetapi juga relevan bagi mahasiswa. Pasalnya, mahasiswa memiliki mobilitas yang cukup tinggi, terutama dalam perjalanan dari rumah menuju kampus maupun dalam menjalankan berbagai aktivitas akademik dan organisasi.
“Mahasiswa sangat penting untuk memiliki asuransi karena intens menaiki kendaraan saat ke kampus. Asuransi memberikan perlindungan ketika terjadi risiko yang tidak diinginkan,” ujar Edwin.
Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa maupun masyarakat yang telah menjadi nasabah asuransi perlu memahami ketentuan yang berlaku agar proses pengajuan klaim dapat berjalan dengan baik. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kelengkapan dokumen dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya bagi pengendara kendaraan bermotor.
Video penjelasan soal klaim dan kewajiban memiliki SIM:
Edwin menegaskan, kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh pengendara. Menurutnya, kecelakaan lalu lintas memiliki ketentuan tersendiri dalam proses klaim sehingga pengendara wajib memenuhi persyaratan hukum yang berlaku.
“Kalau tidak punya SIM, ya tidak bisa klaim, karena ada aturan lalu lintas di situ terkait dengan kecelakaan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Edwin juga menguraikan berbagai kemudahan dan manfaat yang diberikan melalui produk asuransi. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami asuransi sebagai bentuk perlindungan ketika terjadi kecelakaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mempersiapkan diri menghadapi berbagai risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menurutnya, pemahaman sejak dini mengenai asuransi akan membantu mahasiswa menjadi lebih sadar terhadap pentingnya perlindungan diri dan aset. Terlebih, aktivitas mahasiswa yang banyak menggunakan kendaraan bermotor membuat risiko kecelakaan menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi.
Edwin mengatakan, Sinarmas Asuransi telah hadir dan berkembang sejak lama serta mendapatkan kepercayaan dari berbagai kalangan. Dalam perkembangannya, Sinarmas juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam memberikan layanan dan perlindungan asuransi kepada masyarakat.
“Sinarmas Asuransi sudah berdiri sejak dulu dan telah mendapatkan kepercayaan dari berbagai kalangan. Kami terus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya asuransi dan bagaimana mendapatkan manfaat perlindungan tersebut,” katanya.
Ia berharap materi yang disampaikan dalam kegiatan PKKMB tersebut dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa Datu Kamanre. Para mahasiswa diharapkan tidak hanya mengetahui manfaat asuransi, tetapi juga memahami hak dan kewajiban sebagai calon pengguna maupun nasabah asuransi.
Sementara itu, kegiatan edukasi tersebut mendapat perhatian dari mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB. Materi mengenai perlindungan diri dan risiko kecelakaan dinilai relevan dengan kehidupan mahasiswa yang sehari-hari memiliki mobilitas cukup tinggi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memberikan literasi kepada generasi muda agar lebih memahami pentingnya perencanaan dan perlindungan finansial sejak dini. Dengan pengetahuan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menghadapi berbagai risiko di masa mendatang. (echa)





