Upaya mengurangi timbunan sampah di Kota Palopo kembali digencarkan melalui pelaksanaan Program Bayar Pakai Sampah dan Gerakan Sedekah Sampah di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/10/2025) ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang datang membawa berbagai jenis sampah layak daur ulang.
Program yang digagas DLH tersebut rutin dilaksanakan setiap Jumat sebagai sarana edukasi sekaligus wadah partisipasi warga dalam pengelolaan sampah. Melalui program ini, masyarakat dapat menukarkan sampah yang mereka kumpulkan dengan paket sembako yang telah disiapkan DLH.
Kepala DLH Palopo, Emil Anugrah Salam, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah rumah tangga, tetapi juga mendorong masyarakat untuk terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Program ini kami dorong sebagai gerakan bersama. Warga mendapatkan manfaat langsung, lingkungan juga terbantu karena sampah yang terkumpul tidak berakhir di TPA,” ujarnya.
Jenis sampah yang diterima cukup beragam, mulai dari kardus, kertas, botol plastik, plastik kemasan, kaleng minuman, hingga botol kaca. Semua sampah tersebut memiliki nilai tukar yang kemudian dikonversi menjadi bahan kebutuhan pokok.
DLH mengharapkan kegiatan ini menjadi pemicu kesadaran masyarakat untuk menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Melalui partisipasi aktif warga, jumlah sampah yang masuk ke TPA Mancani dapat ditekan, sekaligus membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.






