Don't Show Again Yes, I would!

Sosok AKBP Arisandi, Pimpinan Polri yang Dekat dengan Wartawan

LiteX.co.id, Luwu – Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, mendapat piagam penghargaan dari Jurnalis Kabupaten Luwu, melalui Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kabupaten Luwu, M. Fatwa A. Patang, Selasa, (31/12) siang.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung pada kegiatan rilis akhir tahun Polres Luwu, di Aula Tobakke.

Penyerahan disaksikan PJO Polres Luwu, serta puluhan jurnalis baik dari media televisi, cetak, maupun media online.

M. Fatwa menyebutkan jika piagam tersebut sebagai bentuk apresiasi jurnalis di Kabupaten Luwu kepada AKBP Arisandi yang telah membantu kerja jurnalis dalam menyajikan berita yang faktual, aktual, dan objektif.

“Wartawan ini selalu dikejar deadline, selalu mau berita yang update, sehingga kita selalu membutuhkan informasi yang terbaru. Bapak Arisandi ini mampu menyediakan kita informasi secara terbuka, memang tidak mudah, tapi ia lakukan. Sosok seperti ini perlu menjadi panutan di kepolisian, dekat dengan wartawan,” kata M. Fatwa kepada wartawan.

Lanjut M. Fatwa, bahwa di tahun politik 2024 ini menjadi ujian bagi AKBP Arisandi karena Luwu termasuk wilayah yang dianggap rawan konflik.

Namun, karena ia selalu mengawal informasi positif, sehingga berita hoaks yang berujung pada potensi perpecahan di masyarakat berhasil diredam.

Sebelumnya, Kapolres Luwu dalam pidatonya pada kegiatan rilis akhir tahun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif selama pemilu dan pilkada.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati menggunakan petasan di akhir tahun.

Untuk diketahui, Polres Luwu berhasil menangani 561 kasus selama tahun 2024, naik dari tahun 2023 yang hanya menangani 401 kasus.

Untuk Polsek jajaran, Polres Luwu menangani 583 kasus di 2024, sedangkan di tahun 2023 hanya menangani 436 kasus.

Sejumlah kasus yang kerap menjadi laporan di antaranya kasus pencurian, penganiayaan, penipuan, dan pengeroyokan. (*)

Share:

Ocha

Seorang pengembang muda yang saat ini tengah mencari peluang kerja di Jepang. Memiliki ketertarikan besar pada dunia teknologi, budaya pop, dan fiksi detektif. Saat tidak sibuk mengotak-atik kode, ia senang membaca novel misteri dan membayangkan diri sebagai “Sherlock Holmes” versi Indonesia. Pecinta musik, terutama karya-karya NewJeans—yang menurutnya, akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *