Don't Show Again Yes, I would!

Harga Minyak Dunia Anjlok Belasan Persen Usai Iran Buka Penuh Akses Selat Hormuz

Foto: Unsplash

LiteX.co.id, Internasional – Kabar melegakan bagi pasar energi global datang dari kawasan Timur Tengah, yang langsung memicu penurunan tajam harga minyak dunia hingga menyentuh angka 11 persen.

Guncangan positif pada pasar ini terjadi setelah pemerintah Iran mengambil keputusan krusial untuk kembali membuka Selat Hormuz bagi lalu lintas perkapalan dan komersial pada Jumat (17/04/2026).

Langkah pelonggaran jalur vital yang menjadi urat nadi seperlima pasokan minyak dan gas dunia ini berkaitan erat dengan momentum perdamaian di wilayah lain.

Keputusan Teheran tersebut diambil sebagai respons atas tercapainya kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon yang dimediasi oleh Washington.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengonfirmasi kebijakan strategis tersebut melalui unggahan di media sosial pribadinya.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi seluruh kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata,” kata Araghchi.

Meski akses telah dibuka penuh, otoritas Iran tetap memberlakukan regulasi teknis yang ketat guna menjamin keamanan navigasi.

Kapal-kapal komersial tidak diizinkan melintas secara bebas, melainkan diwajibkan untuk mengikuti rute terkoordinasi yang telah ditetapkan oleh pihak maritim dan pelabuhan setempat.

Seorang pejabat senior militer Iran juga menambahkan bahwa izin melintas ini eksklusif bagi kapal nonmiliter yang telah mengantongi lampu hijau dari Angkatan Laut Garda Revolusi Iran.

Kebijakan pembukaan kembali Selat Hormuz ini langsung mendapat tanggapan positif dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Melalui platform Truth Social miliknya, sang presiden menyampaikan apresiasi atas keputusan Teheran tersebut.

“Iran baru saja mengumumkan bahwa Selat Iran terbuka sepenuhnya dan siap untuk lalu lintas penuh. Terima kasih!” tulis Trump di Truth Social.

Kendati menyambut baik langkah tersebut, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan begitu saja melonggarkan tekanan militer mereka.

Blokade laut yang diterapkan oleh armada militer AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan terus dipertahankan hingga kesepakatan damai komprehensif resmi ditandatangani oleh kedua belah pihak.

“Blokade angkatan laut akan tetap berlaku sepenuhnya terkait dengan Iran, hanya, sampai transaksi kita dengan Iran selesai 100%” ujarnya dalam unggahan terpisah.

Trump juga menyiratkan rasa optimisme bahwa titik temu penyelesaian konflik ini sudah berada di depan mata, mengingat banyaknya kemajuan dalam pembicaraan diplomatik.

“Proses ini seharusnya berjalan sangat cepat karena sebagian besar poin sudah dinegosiasikan,” tambahnya.

Upaya diplomasi antara kedua negara memang tengah dikebut. Sebelumnya, perundingan putaran pertama yang dipimpin oleh pihak AS di Islamabad pada Sabtu (11/04/2026) berakhir buntu dan memicu pengetatan blokade laut oleh Washington.

Rencananya, perundingan putaran kedua untuk meredam konflik yang telah merenggut lebih dari 3.000 korban jiwa sejak Sabtu (28/02/2026) tersebut akan kembali digelar pada Minggu (19/04/2026) mendatang di ibu kota Pakistan.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *